Profesionalisme Brimob Menjawab Tantangan

14 November 2017 00:19
Profesionalisme Brimob Menjawab Tantangan

POSMA,MAKASSAR—Perjalanan Brigade Mobil (Brimob) Polri tidak terlepas pula dengan perjuangan kemerdekaan bangsa. Awalnya, Brimob terbentuk dengan nama Polisi Istimewa. Kemudian berganti menjadi Mobile Brigade.

Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Adeni Mohan Daeng Pabali, menjelaskan, dalam perjalanannya,  Polisi Istimewa kemudian berganti menjadi Mobile Brigade.

 "Mereka yang tergabung dalam Polisi Istimewa yang kemudian berganti menjadi Mobile Brigade merupakan orang pilihan,"tegas Adeni, Senin malam, 13 November, saat tradisi siraman Dhuaja Bendera Pataka Satuan Brimob Polda Sulsel, Satya Harina Tama, di Makosat Brimob Polda Sulsel.

Momentum HUT Brimob Polri inilah, jelas Adeni, sebagai generasi penerus harus mengetahui sejarah perjuangan para pendahulu. "Inilah sejarah dan kita harus mengetahui dan memahaminya,"tegasnya.

Dengan Tema HUT Brimob Polri "Semangat  Sinergitas Korps Brimob Polri Mewujudkan Promoter Untuk Meraih Kepercayaan Masyarakat"  itulah,  profesionalisme terus ditingkatkan dalam menjawab tantangan yang ada.

Adeni menjelaskan, tradisi siraman Dhuaja Bendera Pataka Satuan Brimob Polda Sulsel, Satya Harina Tama, merupakan ritual sakral yang bermakna pensucian. " Kegiatan ini bagian dari simbol keinginan kita bagaimana mensucikan diri dari hal yang tidak diinginkan,"ujarnya.

Selain itu, kata dia, mengingatkan kembali sejarah, dengan menghadirkan purnawiran Brimob di daerah ini untuk saling bertukar pengalaman sejarah Satuan  Brimob Polda Sulsel.  "Termasuk mengintropeksi diri sejauh mana yang telah dilakukan. Serta mengingat kembali perjuangan pendahulu,"tegasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya