Diduga Rusak Trotoar, Pengelola Diva Mansion Ditegur – AUHM : “Pengusaha Butuh Akses Yang Memadai..”

09 December 2017 00:15
Diduga Rusak Trotoar, Pengelola Diva Mansion Ditegur –  AUHM :  “Pengusaha Butuh Akses Yang Memadai..”

POSMA, MAKASSAR – Pengelola usaha Rumah Bernyanyi Keluarga ‘Diva Mansion’ yang terletak di Jalan Nusantara, Jum’at (9/12/2017 kemarin, mendapat teguran aparat Kecamatan Wajo. Pasalnya, pengelola tempat karaoke keluarga tersebut diduga telah merusak trotoar sebagai fasilitas umum yang dibangun pemerintah Kota Makassar.

Dugaan pengrusakan fasilitas umum milik Pemkot tersebut, tepatnya pada bagian depan akses masuk ke tempat usaha Diva Mansion, dimana pengelola telah berupaya memperluas ukuran yang telah dibangun sebelumnya oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.

Camat Wajo, Ansar kepada media membenarkan bila pihaknya telah melakukan teguran kepada pengelola usaha hiburan tersebut, bahkan menurutnya, Ia telah memerintahkan aparat Kelurahan Pattunuang, dimana usaha tersebut masuk dalam wilayahnya, untuk menyurat secara resmi ke Dinas PU Kota Makassar.

“Kami sudah melakukan teguran, dan telah memerintahkan pihak Kelurahan Pattunuang untuk menyurat kepada Dinas PU Kota Makassar, agar SKPD tersebut dapat melihat langsung dan meminta pengelolanya untuk mengembalikan kondisi trotoar itu seperti sebelumnya,” Kata Ansar.

Terpisah, Lurah Pattunuang, Ilham Idris yang dihubungi membenarkan bila pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas PU dan meminta instansi tersebut turun langsung melihat kondisi paska pembongkaran trotoar tersebut.

Menurut Ilham, ikhwal pembongkaran itu diketahui atas info anggota Satpol PP BKO Kecamatan Wajo, yang menduga pihak pengelola Diva Masion beberapa waktu lalu telah melakukan pembongkaran sepihak pada trotoar atau pedestarian tersebut.

Sementara itu, pemilik usaha Diva Mansion, Ahmad Fungsi yang dihubungi Pos Makassar mengakui beberapa bulan lalu telah melakukan pembongkaran pada tiap sisi trotoar didepan tempat usahanya.

“Kami hanya memperluas sedikit akses masuk ke tempat usaha kami, karena akses semula hanya menyisakan luas sekitar setengah meter. Luas akses seperti itu, kan jelas menyulitkan karyawan dan kostumer kami yang akan memarkir motornya didepan Diva Mansion,” katanya.

Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM), Zulkarnaen Ali Naru yang dimintai tanggapannya mengatakan bahwa pihak Pemkot Makassar tidak semestinya menyalahkan para pengusaha yang bermaksud memerluas akses masuk mereka, karena pada awal pengerjaan pedestrian dikawasan Jalan Nusantara itu, masalah akses seperti itu memang telah banyak dikeluhkan para warga dan pengusaha hiburan yang berusaha disana.

Menurut Zul, justru seharusnya aparat kecamatan dan kelurahan pada saat pelaksanaan pembangunan trotoar atau pedestrian tersebut yang mestinya pro-aktif menjembatani keluhan warganya.

“Setahu saya, perluasan akses masuk depan Diva Mansion itu sudah lama dikerja bahkan telah digunakan berbulan-bulan lamanya tanpa ada protes sebelumnya. Kenapa baru sekarang dipersoalkan ?” kata Zul.

Saat Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto melakukan pemantauan pelaksanaan pembangunan pedestrian Jalan Nusantara sekitar Juli 2016 lalu, Zul mengakui telah melaporkan keluhan para warga dan pengusaha tersebut secara langsung ke Walikota.

“Seingat saya, bapak Walikota saat itu merespon dan memerintahkan kontraktor pelaksana beserta pimpro dari Dinas PU untuk memperluas akses masuk ke rumah warga dan pengusaha yang ada disana, terutama mereka yang memiliki kendaraan pribadi dan untuk kepentingan usaha para pengelola tempat hiburan,” papar Zul.

Untuk itu, Zul berharap masalah seperti itu tidak selayaknya dibesar-besarkan, karena bagaimanapun para pengusaha juga membutuhkan akses masuk yang memadai, terutama untuk peruntukan parkir karyawan dan konsumen.

“Proyek Kawasan Kuliner Jalan Nusantara itu belum rampung, sementara pedestriannya sudah dibangun, lalu bila warga, pengusaha dan konsumen tidak memiliki akses masuk yang memadai untuk parkir kendaraan, ini tentu sangat merugikan, bahkan terkesan ada hak warga dan pengusaha disana yang ‘dikebiri’,” tandas Zul.

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya