Laskar Peduli Pajak Bakal Masuk Inovasi Indonesia 2018

14 December 2017 13:40
Laskar Peduli Pajak Bakal Masuk Inovasi Indonesia 2018

POSMA, MAKASSAR -Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar bakal mengusung binaannya, Laskar Peduli Pajak (LPP) sebagai salah satu kandidat Inovasi Indonesia 2018.

Hal ini dikemukakan Kepala Bapenda Kota Makassar, Irwan Adnan usai membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Laskar Peduli Pajak (LPP) di Hotel Golden Makassar,Kamis (14/12/2017).

Menurutnya,  peran sertanya selama ini dalam membantu Bapenda Kota Makassar, hingga mencapai target Pendapatan Asli Daerah senilai 1,4 Triliun.

“Insya Allah, LPP akan masuk inovasi Indonesia tahun depan, dan ini berkat kerja keras mereka juga yang tergabung di dalamnya,” kata Irwan Adnan.

Hingga kini terdata sekitar 150 orang Laskar Peduli Pajak binaan Bapenda Kota Makassar. Pada 2018 mendatang, tambah Irwan, pihaknya akan menambah sesuai kebutuhan yang direncanakan.

Sementara itu, Kasubid Restoran, Minerba dan Sarang Burung Walet Bapenda Kota Makassar, Andi Ahkam Syarif yang dihubungi secara terpisah mengakui keberhasilan LPP selama ini, terutama dalam menjalankan fungsi sebagai garis depan dalam memantau transaksi tiap objek pajak.

“Kita patut mengapresiasi  peran Laskar Peduli Pajak karena dengan keberadaannya, sangat efektif dan mampu menggenjot peningkatan pendapatan dari sektor pajak,” jelas Andi Ahkam.

Dalam kaitan tersebut, Sekretaris Bapenda Kota Makassar, Suwiknyo Harjo Suwarno kepada Pos Makassar, juga mengapresiasi positif keberadaan LPP selama ini.

Menurutnya, secara akumulatif LPP mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak dari empat jenis pajak daerah, dari sebelas yang dikelola Bapenda, yaitu restoran, parkir, hotel dan pajak hiburan.

“Dalam prakteknya dilapangan, memang masih kerap kita temukan persoalan. Makanya, kami juga rutin melakukan supervisi terhadap petugas LPP,” katanya.

Diakui, keberhasilan LPP dibawah binaan Bapenda Kota Makassar ini, telah banyak diapresiasi sejumlah daerah lain. Bahkan beberapa kota/kabupaten menyatakan ingin menyempurnaan konsep LPP sebagai bentuk inovasi Bapenda Kota Makassar ini.

“Minimal kota atau daerah lain penasaran dan bertanya, Why Makassar City can do that ! What happen, to increase tax collection (mengapa Kota Makassar bisa melakukan itu ! Apa yang dilakukan untuk meningkatkan pemungutan Daerah, disana),” paparnya.

Menurutnya, keberadaan LPP selama ini telah menjadi solusi terbaik dalam upaya peningkatan PAD. Disamping itu, dengan memanfaatkan tenaga laskar pajak yang dibina oleh Bapenda ini, juga sangat efektif membantu mendorong kesadaran para wajib pajak dalam berkontribusi terhadap Pajak Daerah, serta kaitannya dalam Coverage Ratio, Tax Based dan Tax Ratio Kota Makassar,” ungkap Suwiknyo.

Sementara itu, Kepala Bidang Pajak Hotel, Hiburan, dan Pajak Penerangan Jalan Bapenda Makasssar, Husni Mubarak mengakui, setelah LPP di turunkan, pencapaian pajak secara nyata sudah mencapai 70 persen.

Menurutnya, hingga kini realisasi pajak hotel sudah mengalami surplus sampai Rp16 miliar pada November jika dibandingkan dengan tahun lalu. Begitu juga dengan pajak hiburan, sudah mengalami surplus hingga Rp5 miliar jika dibandingkan dengan tahun lalu.

“Jadi pengaruh LPP ini sangat signifikan. Wajar bila kita memberi apresiasi dan ikutkan dalam kandidat Inovasi Indonesia 2018 nantinya,” paparnya (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya