PPP Sulsel Tegur Tiga Legislator Makassar, Sangkala Syarif Tepis Dukung Appi-Cicu

15 December 2017 15:46
PPP Sulsel Tegur Tiga Legislator Makassar, Sangkala Syarif Tepis Dukung Appi-Cicu

POSMA, MAKASSAR – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan mengancam keras sejumlah kader yang telah melakukan manuver politik tanpa dasar koordinasi dengan partai.

Sejumlah kader yang dimaksud, tiga orang pengurus harian DPC PPP Makassar yakni Busranuddin Baso Tika, Fasruddin Rusli dan Sampara Syarif yang belakangan memunculkan polemik dengan bermanuver mendukung rival dari pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira (DIAmi) yang menjadi usungan PPP di Pilwali Makassar 2018 mendatang.

“Tiga orang ini menggalang kekuatan untuk melawan keputusan DPP untuk mendukung dan memenangkan bapak Moh Ramdhan Pomanto dan ibu Indira Mulyasari,” kata Rizal saat menggelar konfrensi pers di Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jl. Sungai Saddang, Makassar, Jumat (15/12/2017).

Rizal menjelaskan bahwa keputusan itu diambil berdasarkan instruksi Ketua Wilayah PPP Sulsel (Muh Aras) yang memberi waktu 1×24 jam kepada 3 orang tersebut untuk menghentikan gerakannya yang mengatasnamakan PPP.

“Jika ketiga orang tersebut masih melakukan gerakan yang liar maka sesui dengan instruksi partai ketiga orang tersebut akan diberhentikan,” jelasnya.

Menurut Rizal, pemberhentian yang dimaksud adalah keanggotaan ketiga orang tersebut sebagai kader dari PPP yang otomatis juga mempertegas bahwa jabatan apapun yang saat ini melekat di mereka dan memgatasnakan PPP akan diberhentikan.

Diketahui, Busranuddin Baso Tika, Fashruddin Rusli dan Sampara Syarif merupakan fungsionaris PPP Makassar dan tiga orang tersebut tercatat sebagai Anggota Fraksi PPP DPRD Makassar.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah,
Legislator fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar, Sampara Syarif mengaku heran dirinya diberikan teguran keras oleh Dewan Pimpinan Wilayah PPP Sulawesi Selatan karena alasan tidak patuh terhadap keputusan partai.

Teguran keras itu dilayangkan PPP Sulsel dengan menuding Sampara Syarif bersama dua rekan satu partainya yakni Busranuddin Baso Tika dan Fashruddin Rusli tidak ingin mendukung pasangan calon Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) yang menjadi usungan PPP di Pilwali Makassar 2018 mendatang.

Menurutnya, selama ini justru dirinya yang telah banyak bergerak mensosialosikan pasangan DIAmi dan tidak pernah mendukung atau bergerak memenangkan pasangan lain sebagaimana yang disebutkan DPW Sulsel.

“Saya taat kepada keputusan partai, dituduh mendukung pasangan lain, Saya katakan kalau kami (DPC PPP Makassar) belum sama sekali pernah bertemu dengan Appi,” kata Sampara yang ditemui di Sekretariat DPRD Makassar, Jl. A.P Pettarani, Jumat (15/12/2017).

Selain itu, Anggota Komisi D itu menegaskan bahwa di dapilnya selama ini ia sangat getol melakukan sosialisasi untuk pasangan DIAmi karena menganggap itu adalah perintah dari partai.

“Kalau perlu kita turun ke dapil masing-masing, kita lihat di basis mana, masyarakat lebih banyak memilih DIAmi,” tegasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya