Polisi Ungkap Penjualan Satwa Dilindungi

20 December 2017 18:01
Polisi Ungkap Penjualan Satwa Dilindungi

POSMA,MAKASSAR-Direktorat Resesrse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel selamatkan Satwa Langka, 3 ekor Monyet Yaki, dan Burung Rangkok, dan Kuskus Putih.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani dan Direskrimusus Kombes Pol Yudhiawan  memimpin langsung Press Release pengungkapan kasus tindak pidana satwa yang dilindungi UU RI No. 5 tahun 1990 tentang konservasi SDA Hayati dan ekosistemnya, Rabu (20/12/2017) di ruang Loby Mapolda Sulsel.

Kabid Humas didampingi , pejabat BKSDA, Direskrimsus,  dan Kasubdit IV Sumdaling Reskrimsus Polda Sulsel.

Polisi menangkap Tersangka NH, yang  menyimpan dan memelihara hewan dilindungi di halaman belakang rumah kontrakan teman tersahgka, yaitu julianto kenden di BTP jl.kerukunan timur raya, Makassar, an akan menjualnya, di grup jedsos facebook dan WA pencinta  satwa dilindungi.

“Nantinya kita akan lacak akun fb ini, karena merupakan akun palsu.” Ungkap Kasubdit IV Sumdaling Direskrimsus Polda Sulsel

Dalam penangkapan tersebut, angota Ditreskrimsus Polda Sulsel kemudian mengamankan hewan dilindungi  berupa kuskus beruang putih yang hanya ada di Gorontalo, burung rangkok dan 3 ekor monyet yaki yang cuma hidup di Sulsel.

Menurut pengakuan Tersangka NH, kuskus beruang akan dijual seharga Rp.900.000,- sedangkan monyet yaki berharga Rp.2.500.000/ekor.

Menurut keterangan tersangka NH, satwa tersebut diperoleh dari bosnya di Palopo, sedangkan bosnya juga memperoleh Kuskus Beruang dan Monyet Yaki dari Bos di Makassar.

Dalam press release juga disebutkan Petugas mengamankan barang bukti yaitu, 1 ekor burung Rangkok masih hidup, 3 ekor Monyet Yaki Sulawesi, masih hidup,  3 ekor Kuskus Beruang hidup,

Sebelumnya, pada bulan Novemger  tersangka NH, sudah pernah melancarkan aksi penyelundupan satwa dilindungi, berupa 3 ekor burung Rangkok yang dijual seharga Rp. 14.460.000, yang dijual kepada (IJ) di Surabaya.

Tersangka NH,  diduga melanggar pasal 40 ayat (2) pasal 21 ayat (2) huruf A UU RI Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi SDA Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman penjara 5 tahun. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya