Cinta Ditolak, Nekat Membunuh Dan Perkosa Korbannya

25 December 2017 09:30
Cinta Ditolak, Nekat Membunuh Dan Perkosa Korbannya

POSMA, MAKASSAR – Martina Marni (21), mahasiswi UKI Toraja, ditemukan tewas, Selasa lalu (19/12/17). Mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris ini ditemukan di semak-semak To’ Batu, Marrang, Kelurahan Tampo, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, tadi malam.

Mayatnya ditutupi ranting dan daun-daun. Hasil pemeriksaan, ada sembilan luka tikaman. Tujuh di dada, dua di perut. Beberapa luka robek akibat sayatan benda tajam di tangan. Juga luka lebam di bagian tubuh belakang.  

“Mayat yang berjenis kelamin perempuan ditemukan di semak-semak dan tubuhnya ditutupi dengan ranting dan daun-daun,” ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Rabu (20/12/17).

Dicky menyebut, berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban keluar meninggalkan rumah pada jam 7 malam. Korban sebelumnya ditelpon seorang teman bernama Resti. 

“Infonya mereka janjian akan bertemu di perempatan Pesantren Ge’tengan untuk sama-sama berangkat ke UKI Toraja,” tambah Dicky.

Lama menunggu, Resti menghubungi ponsel Martina. Tapi tak ada balasan. Resti kemudian mencari Martina di Kampus UKI Toraja. Juga tidak ditemukan. 

Akhirnya Resti mencari Martina di rumahnya. Namun menurut pihak keluarga, Martina sudah meninggalkan rumah sejak pagi dan belum kembali kerumah. Mendapatkan informasi tersebut, orang tua Martina mulai gelisah dan menghubungi keluarga lainnya untuk mencari. 

Selanjutnya keluarga melakukan upaya pencarian dengan cara menyisir jalan yang sering dilalui Martina menuju kampus. “Pihak keluarga akhirnya menemukan korban dalam semak-semak dengan tertutup ranting dan daun-daun. Kelihatan sepatunya. Kemudian pihak keluarga menghubungi pihak kepolisian,” tambah Dicky.

Setelah mengumpulkan bahan dan keterangan, Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan mahasiswi UKI Paulus Toraja itu , Jumat (22/12/2017) kemarin.

Pelaku diketahui bernama Putra (19), mahasiswa ilmu pelayaran
di Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong.

Pelaku berhasil tertangkap, setelah pihak kepolisian menggelar oleh TKP. Tim khusus Polda Sulsel yang dipimpin Ipda Arthen, menangkap pelaku saat sedang berada di sekitar kompleks BP2IP Barombong. Diketahui, usai membunuh korban di Toraja, pelaku langsung kembali ke Barombong untuk bersembunyi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita dua handphone merk Samsung milik korban yang diambil Putra usai membunuh. Kini, pelaku diamankan Polres Tana Toraja untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pelaku mengaku membunuh korban lantaran cintanya ditolak sang gadis idaman. Pemuda asal Kampung Gentengan, Dusun Rante Kalua, Kecamatan Mangkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini, secara tragis menghabisi nyawa Martina Marni (21) dengan balok.

Menurut pengakuan Putra alias Utta (19) saat diamankan di Posko Timsus Polda Sulsel di Pasar Segar, Jalan Panakkukang, ia telah merencanakan aksinya dengan menanti kedatangan korban dipinggir jalan dekat rawa-rawa.

“Saya telah menunggu korban dijalan. Setelah korban muncul, saya lungsung memukulnya dengan balok dan kemudian saya bawa ke rawa-rawa. Lalu saya tikam ki,” ungkap Utta, yang masih terdaftar sebagai pelajar di (BP2IP) Barombong ini.

Utta nekat melancarkan niatnya untuk membunuh gadis idamannya, lantaran Martina enggan menerima pengorbanan cintanya selama hampir 3 bulan mengerjarnya.

“Dia (Martina) tidak mau terima, padahal sudah hampir tiga bulan saya dekati. Tapi masih begitu dia. Akhirnya saya bunuh mi,” ujar Utta.

Selain membunuh korban, Utta kemudian membawanya ke rawa-rawa dan membuka celana korban yang sudah tidak bernyawa.

“Waktu sudah mi ku tikam, saya langsung buka celananya, terus saya perkosa,” kata Utta.

Setelah Utta merasa puas, ia langsung meninggalkan mayat gadis dambaannya di semak-semak. Kemudian, ia langsung menuju ke Makassar, sebelum akhirnya diringkus personil Timsus Polda Sulsel setelah berkordinasi dengan Polres Tana Toraja (*).

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya