Timsus Polda Sulsel Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol ATM

27 December 2017 20:54
Timsus Polda Sulsel Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol ATM

POSMA, MAKASSAR – Timsus Polda Sulsel, berhasil melumpuhkan dua orang pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang kerap beraksi di wilayah Sulawesi Selatan.

Dua orang spesialis pembobol mesin ATM ini, diringkus jajaran Timsus Polda Sulsel di Kecamatan Cilodong Kabupaten Bogor Jawa Barat, Rabu (27/12/2017)

Kedua komplotan pelaku yang diketahui bernama Hadi Susilo alias Towi (38) suku Lampung, warga Tanggamus Lampung Selatan, Provinsi Lampung dan Muh Budi Kamal (32), warga Kalimantan Barat ini,
tercatat sebagai DPO Polres Takalar dan Polres Barru.

Keduanya diciduk aparat berdasarkan Laporan Polisi :

1. LP/ 08/ I /2017/SPKT
Polres Takalar, tanggal 10 Januari 2017,

2. LP/ 286/ XII /2016/SPKT
Polres Takalar, tanggal 22 desember 2016,

3. LP/ 158/ III /2017/SPKT Polres Takalar, tanggal 14 Maret 2017,

4. LP/ 109/ I /2017/SPKT Polres Takalar, tanggal 10 Januari 2017 dan,

5. LP/ 65 / III /2017/Sulsel Barru Polres Barru, tanggal 31 Maret 2017.

Hadi Susilo alias Towi, berdasarkan pengakuannya pernah melakukan beberapa kali pencurian dengan cara membobol ATM di Wilayah Hukum Polda Sulsel.

Tidak hanya di Takalar dan Barru, keduanya juga mengakui kerap bereksi membobol ATM di Makassar, Maros dan Kota Palopo, bersama dengan 5 orang rekan lainnya, masing-masing Muh Budi Kamal, Rony alias Endut, Rudi, Erwansyah (di tangkap di Lampung sekitar bulan Maret 2017 dan kini diproses/ditahan di Polres Barru), Rasyikin ( ditangkap di Lampung sekitar bulan Maret 2017 dan kini diproses dan ditahan di Polres Barru).

Sedangkan Rudi dan Rony alias Endut, kini masih berstatus DPO.

Di Kota Makassar, Hadi Susilo alias Towi, mengakui pernah membobol ATM dibilangan Rumah Sakit Dr. Wahidin S. Husodo, sekitar awal Pebruari 2017, dengan uang sebesar 20 juta, lalu sekitar akhir Pebruari mendapat 15 juta di galeri ATM di depan Kostrad, selanjutnya beralih ke Kabupaten Maros di ATM depan salah satu hotel, juga sekitar Pebruari 2017 melakukan aksi sebanyak dua kali, mendapat 10 juta rupiah dan 25 juta rupiah.

Di Makassar sekitar bulan Pebruari 2017, diakui pernah mendapat sebesar 30 juta di ATM RS Pelamonia, dan di Kabupaten Barru sekitar bulan Maret 2017 sebesar 25 juta di salah satu SPBU sebelum RS Barru.

Selain itu, Towi dan komplotonnya beralih ke Kota Palopo sekitar bulan Maret 2017, membobol ATM 25 juta rupiah di depan Bank BRI Kota Palopo, serta dibeberapa titik dan berbagai daerah serta kota lainnya.

“Yang paling banyak, pada sekitar Maret 2017, mendapat 140 juta dari ATM salah satu Rumah Sakit di Barru,” kata Towi.

Dari hasil interogasi petugas, kelompok pelaku pembobol ATM ini, selain di wilayah Polda Sulsel, juga kerap melakukan aksinya di tempat lain seperti Jakarta, Banten, Tangerang, Bandung, Surabaya dan Semarang.

Tidak hanya spesialis membobol mesin ATM, pada bulan Mei 2017 sampai sekarang, Hadi Susilo alias Towi juga mengakui lebih dari 50 kali melakukan pencurian dengan modus copet di atas angkutan umum dan di tempat keramaian, khususnya di wilayah Pasar Minggu dan Cinere Jakarta, bersama dengan rekannya, Muhammad Ali yang kini diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Setelah diamankan Timsus Polda Sulsel di Bogor Jawa Barat, kedua pelaku yang berada dalam pengawalan ketat petugas ini, selanjutnya dibawa menuju ke Makassar (Mapolda Sulsel) untuk dilakukan pengembangan (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya