Pelaku Pembuang Bayi Di Toilet Gereja YHS Dibekuk Tim Gabungan Polda Sulsel

29 December 2017 22:46
Pelaku Pembuang Bayi Di Toilet Gereja YHS Dibekuk Tim Gabungan Polda Sulsel

POSMA, MAKASSAR – Kasus penemuan bayi dalam tempat sampah di toilet gereja YHS, Jalan Gunung Latimojong saat malam Natal (24/12/17) lalu, berhasil diungkap Tim Resmob Polda Sulsel bersama Anggota Resmob Polsek Bontoala.

Pelaku pembuang bayi yang diduga sebagai hasil hubungan gelap dengan seorang pria itu, dibekuk aparat di BTN Minasa Upa Blok J No 2, Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Rappocini, pada hari Sabtu (30/12/17).

Rizya Cristyanita alias Ica (22), yang sehari-harinya bekerja sebagai Asisten Konsultan Pajak, warga BTN Minasa
Upa Blok J No 2, Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, diketahui adalah pelaku pembuang bayi tersebut.

Anggota Resmob Polda Sulsel bersama Anggota Resmob Polsek Bontoala meringkus pelaku berdasarkan LP/21/K/XII/2017/Restabes Makassar/Sek. Bontoala.

Adapun barang bukti yang disita petugas dari kediaman pelaku, antara lain berupa 1 (satu) lembar Baju warna merah muda (pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian), 1 (satu) lembar celana jeans warna hitam (Celana yang digunakan pelaku saat kejadian), 1 (satu) buah tas warna hitam (Tas yang digunakan pelaku saat kejadian), 1 (satu) buah helm hitam dan obat mefenamic acid (obat yang dibeli pelaku dari salah satu apotik).

Sebelumnya, anggota Tim Resmob Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Bontoala mendapatkan informasi bahwa pelaku pembuang bayi yang diduga sebagai hasil hubungan gelap yang terjadi pada Minggu 24 Desember 2017 di Gereja YHS (Yakin Hidup Sukses) Jalan Gunung Latimojong Makassar itu, adalah warga yang berdomisili di BTN Minasa Upa Blok J Nomor 2, Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Rappocini.

“Setelah kami mengumpulkan bahan, keterangan dan informasi dari berbagai sumber, selanjutnya anggota tim gabungan bergerak menuju ke TKP, dan berhasil mengamankan pelaku, ” ujar Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Sabhara kepada Pos Makassar.

Selanjutnya pelaku dibawa ke posko Resmob Polda Sulsel untuk dilakukan interogasi lebih lanjut.

Berdasarkan hasil interogasi, kata Edy, pelaku mengakui telah melahirkan seorang bayi di dalam toilet gereja, dan dengan sengaja membuang bayi yang dilahirkannya itu di dalam tempat sampah toilet gereja.

“Setelah melahirkan bayinya, pelaku lalu kabur meninggalkan bayinya ditempat sampah dalam gereja tersebut,” papar Edy.

Sejauh ini, aparat belum mengetahui siapa lelaki pasangan gelap Ica yang ikut bertanggung jawab atas kelahiran bayi tersebut.

Pihak aparat sendiri masih melakukan pengembangan terkait kasus pembuangan bayi tersebut.

Seperti yang diberitakan Pos Makassar sebelumnya, bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh seorang cleaning service Gereja YHS Jalan Gunung Latimojong bernama Hardianti (21) alias Dian.

Berdasarkan keterangan, awalnya Dian yang sedang membersihkan toilet gereja itu melihat ada tetesan atau bercak darah berceceran dilantai. Dia kemudian mengikuti jejak tetesan darah tersebut hingga ke tempat sampah yang ada di toilet gereja.

Saat membuka tempat sampah toilet gereja, Dian melihat sosok bayi perempuan yang kondisinya masih merah. Dian kemudian berlari ke lantai satu untuk melaporkan apa yang dilihatnya.

“Saya melihat darah berceceran dan saya mengikutinya. Sesampainya di toilet, saya membuka tempat sampah itu dan saya lihat sosok bayi yang baru dilahirkan. Saya kemudian lari ke bawah melaporkan kepada security dan polisi yang jaga,” katanya.

Setelah melihat kondisi bayi tersebut masih hidup, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar Zainal, bersama anggota jaga pengamanan Natal dari Polsek Bontoala serta security gereja kemudian bergegas membawanya ke Rumah Sakit (RS) Siti Khadijah di Jalan Kartini Makassar.

Setelah mendapatkan pertolongan dan penanganan dari bidan rumah sakit, bayi itu kemudian dinyatakan sehat, namun tetap membutuhkan perawatan lebih lanjut di RS Siti Khadijah. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya