Tiga Oknum Anggota Polda Sulsel Terlibat Narkoba

30 December 2017 18:24
Tiga Oknum Anggota Polda Sulsel Terlibat Narkoba

POSMA, MAKASSAR – Jelang pergantian tahun 2017, citra Polda Sulsel kembali tercoreng. Kali ini tiga personel di jajarannya diduga tersandung kasus narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasy.

Tiga oknum di Polres Pangkep yang tersandung kasus narkoba itu, masing-masing Brigadir Andi Yusuf jabatan BA Bagsumda Polres Pangkep. Kemudian, Bripka Sunadri dengan jabatan penyidik pembantu unit Reskrim Polsek Ma’rang Polres Pangkep dan Bripka Munassir dengan jabatan BA Piket Laka Sat Lantas Polres Pangkep.

“Tiga oknum yang diamankan itu diduga terlibat pidana narkotika,” ungkap Kombes Pol Dicky Sondani, Kabid Humas Polda Sulsel, Sabtu (30/12/2017).

Ketiga oknum anggota Polri tersebut ditangkap siang sekitar pukul 11.15 Wita oleh Unit Buser Sat Reskrim Polres Pangkep.

Dicky mengatakan, penangkapan ketiga oknum polisi tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa adanya peredaran narkoba.

Saat polisi menyamar, ternyata yang bertindak selaku pengedar adalah anggota Polri, Brigadir Andi Yusuf.

“Setelah penangkapan dan dilakukan pengembangan, kembali berhasil diringkus dua oknum polisi lainnya,” kata Dicky.

Dicky menyebut,  Brigadir Andi Yusuf merupakan pindahan dari Polres Pelabuhan dan baru tiga bulan di Polres Pangkep. Oknum ini sebelumnya terlibat kasus desersi selama 22 hari karena tidak pernah masuk kantor.

Saat dilakukan interogasi pengakuan ketiga pelaku bahwa ia mendapatkan barang haram tersebut dari oknum polisi sendiri di Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar.

Hingga saat ini, ketiga pelaku telah diamankan di Mapolres Pangkep untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Dari kasus tersebut, petugas mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 3 sachet sabu sabu dan 1 biji pil yang diduga Ekstasy.

“Saat ini ketiganya masih sementara diproses untuk kemudian dikembangkan lebih lanjut,” tambahnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya