Mapolsek Bontoala Diserang Bom Berdaya Ledak Rendah

01 January 2018 08:19
Mapolsek Bontoala Diserang Bom Berdaya Ledak Rendah

POSMA, MAKASSAR –  Insiden pelemparan bom rakitan terjadi di Kantor Polsek Bontoala, Makassar, Senin subuh (1/1/2018) sekitar pukul 04.00 Wita.

Insiden yang terjadi di awal tahun baru 2018 ini, sontak membuat warga sekitar kaget, terlebih setelah diketahui Kapolsek Bontoala dan satu anggota Opsnal menjadi korban ledakan bom tersebut.

Informasi yang dihimpun Pos Makassar, korban Kapolsek Bontoala, Kompol Rafiuddin dan satu anggota Opsnal, Brigadir Yunirsam mengalami luka pada bagian tangannya, akibat terkena pecahan kaca pasca ledakan bom rakitan yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) itu.

Yanti (47), salah seorang saksi mengatakan, Ia melihat pelaku melempar sebuah benda yang diduga bom rakitan di pekarangan Mapolsek Bontoala Makassar, saat personil bersama keluarganya sedang menggelar acara menyambut tahun baru 2018.

Menurutnya, pelaku tersebut datang dari arah belakang Mapolsek Bontoala dan melempar sebuah benda yang diduga bom rakitan, tepat mengarah di sudut kantor.

“Benda itu mengeluarkan asap dan ledakan. Saya lihat, ada seorang pemuda dengan mengenakan peci dari arah belakang Mapolsek Bontoala, ukuran tubuh kecil dan ada lagi seorang rekannya yang membawa tas. Saya memang sempat curiga, apalagi saat benda itu dilempar langsung meletus. Bunyi ledakannya tiga kali dan berasap,” papar Yanti saat ditemui di Mapolsek Bontoala.

Kata Yanti lagi, setelah meledak, pelaku langsung lari meninggalkan lokasi dibelakang Mapolsek Bontoala.

Setelah kejadian tersebut, sejumlah aparat dari Resmob Polsek Bontoala, Resmob Polrestabes dan Tim Gegana Brimob Polda Sulsel terlihat memadati Polsek Bontoala.

Sementara korban dikabarkan telah dibawa ke Rumah Sakit, dan pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut, kini dalam pengejaran petugas.

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Umar Septono kepada media, saat menjenguk salah satu anggota yang menjadi korban ledakan itu, menegaskan bahwa ledakan yang terjadi di Mapolsek Bontoala Senin, 1 Januari 2018 dini hari itu berdaya ledak rendah.

Menurutnya, pelaku diperkirakan 1 hingga 2 orang dan kini masih dalam.pengejaran petugas.

“Ciri-ciri pelaku masih muda. Terjadi ledakan tiga kali. Masih diselidiki motifnya,” ucap Irjen Pol Umar Septiadi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani menjelaskan kronologi berdasarkan kesaksian langsung dari Kapolsek Bontoala, Kompol Rafiuddin bahwa dalam penyelidikan di tempat kejadian perkara, terlihat ada orang tidak dikenal tiba-tiba muncul dan melempar sebuah benda yang kemudian menimbulkan ledakan.

‘”Saat terjadi ledakan sebanyak tiga kali, pelaku tersebut langsung melarikan diri melalui area belakang kantor Polsek Bontoala. Dibelakang kantor polsek juga ditemukan tas ransel yang diduga milik pelaku,” kata Dicky.

Menurutnya, Tim Penjinak Bom (Jibom) juga telah melakukan sterilisasi area di Mapolsek Bontoala Makassar guna melakukan deteksi benda yang ditinggalkan tersangka, Senin, (1/1) dini hari tadi, sekitar pukul 04.30 Wita,

“Tak ada korban jiwa dalam insiden itu. Kapolsek Bontoala Kompol Rafiuddin dilaporkan hanya mengalami luka pada lengan. Sedangkan anggota Polsek Bontoala Brigadir Yudirsan dibawa ke rumah sakit Bhyangkara,” papar Dicky.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono SH MH juga telah mendatangi TKP, Senin (1/1/2018), sekitar pukul 06.30 Wita, pasca teror yang terjadi di Kantor Polsek Bontoala.

Guna mengoptimalkan pencarian, pihak kepolisian menerjunkan langsung Polisi Satwa Polda Sulsel Unit K9 yang merupakan tim pelacak spesialis bom di lokasi ledakan.

Disaksikan Kapolda Sulsel, pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono SH MH didampingi para pejabat utama diantaranya Dir Sabhara Polda Sulsel, Dir Intel Polda Sulsel, Irwasda Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar dan beberapa perwira lainnya.

Dilokasi kejadian Tim K9 melakukan penelusuran jejak pelaku dilokasi ledakan yang telah dibatasi police line.

Dari hasil olah TKP,  Polisi menemukan puluhan baut besi dan paku yang diduga sisa dari ledakan di halaman Polsek Bontoala jalan Sunu Kecamatan Bontoala, Makassar.

Tim Indonesia Automatic Identification System (Inafis) dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Makassar juga  berada di lokasi ledakan.

Diketahui sebelumnya, usai pelaku melemparkan diduga bom tersebut langsung melarikan diri ke arah belakang gedung Mapolsek dan mengarah ke Masjid Al Markas Al Islami.

Pelaku pun sempat dikejar, namun pelaku berhasil kabur dari kejaran. Tim gabungan hingga saat ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hingga saat ini masih belum diketahui apa motif pelaku teror bom di Mapolsek Bontoala tersebut, sementara barang bukti yang ditemukan telah diamankan polisi. Sedangkan saksi kunci yang mengetahui pelaku pelemparan yang diduga bom rakitan itu, saat ini masih dalam pemeriksaan pihak Kepolisian (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya