Supir Pete-Pete Perkosa Penumpangnya Saat Hujan Deras

14 January 2018 18:28
Supir Pete-Pete Perkosa Penumpangnya Saat Hujan Deras

POSMA, MAKASSAR – Seorang karyawati swasta, lemas tak berdaya setelah diperkosa secara bergiliran oleh 4 orang pelaku yang diduga supir angkutan umum (pete-pete).

Korban yang bernama WA alias Adel (19) ini, adalah warga seputaran jalan Minasa Upa.

Informasi yang dihimpun Pos Makassar, awalnya korban bermaksud berangkat kerja pada pukul 21.00 Wita dengan menggunakan jasa angkutan umum (pete-pete) yang di kendarai oleh pelaku dengan penumpang yang berjumlah 2 orang , di antaranya seorang lelaki duduk di depan dan seorang perempuan duduk di belakang.

Selanjutnya Penumpang tersebut turun satu persatu pada tujuannya masing masing, sehingga hanya menyisakan korban sendirian yang belum sampai tujuan.

Saat itulah korban dibawa oleh pelaku menuju ke Jalan Hertasning, sekitar pukul 00.00 Wita. Tepat didepan pasar Hertasning, pelaku kemudian memberhentikan kendaraannya dan mulai melakukan aksi bejatnya, dengan memaksa melucuti pakaian korban satu persatu, hingga kemudian pemerkosaan itu terjadi sebanyak dua kali.

Sebelum kejadian tersebut, korban dikabarkan sempat melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong, namun tak satupun warga sekitar yang mendengarnya karena kondisi hujan yang lebat.

Setelah kejadian tersebut, anggota Resmob Polsek Panakukkang kemudian mendapat laporan dari salah seorang warga bahwa pada Minggu (14/1/2018) subuh sekitar pukul 02.00 Wita, telah terjadi pemerkosaan di depan pasar yang dilakukan dalam mobil angkutan umum (pete-pete) di Jalan Hertasning terhadap seorang anak dibawah umur yang diduga dilakukan empat orang oknum sopir pete-pete.

Selanjutnya anggota resmob Panakukkang mendatangi korban sekaligus mengumpulkan bahan dan keterangan (baket) dari korban.

Dari baket tersebut, petugas kemudian mengetahui salah seorang pelaku adalah sopir pete-pete bernama Sampara (22).

Anggota Resmob Panakkukang selanjutnya melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa lelaki Sampara sedang berada di jln Hertasning Makassar. Saat itu pula Tim Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin Dantim Bripka Zulqadri, langsung menuju ke tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan Sampara.

Berdasarkan hasil introgasi Sampara, mengakui dan membenarkan bahwa dirinya hanya melakukan pencabulan terhadap korban dengan cara mencium dan meraba-raba tubuh korban dan tidak melakukan pemerkosaan.

Dari hasil olah TKP anggota Resmob mengamankan barang bukti berupa. 1 Pasang Sepatu merk Finestra, 1 buah tas samping berwarna coklat. 1 buah baju dress berwarna biru. 1 buah dalaman wanita (CD) berwarna hitam kombinasi putih

Selanjutnya korban di arahkan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Sementara Sampara beserta barang bukti diamankan di Mako Polsek Panakukkang, untuk selanjutnya dilakukan kordinasi dengan pihak penyidik Unit PPA Polrestabes Makassar guna proses lebih lanjut.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya