Pecahkan Kaca Mobil Petugas, Pelaku Perampokan Di ‘Dor’ Saat Mencoba Kabur

18 January 2018 06:15
Pecahkan Kaca Mobil Petugas, Pelaku Perampokan Di ‘Dor’ Saat Mencoba Kabur

MAKASSAR, POSMA – Tim Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel menangkap seorang pelaku perampokan sadis disekitar Kota Makassar, Kamis (18/1/2018).

Pelaku perampokan sadis ini, diketahui bernama Ramli Daeng Maro (40) warga Kabupaten Gowa yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) di jajaran wilayah hukum Polda Sulsel, antara lain DPO di Polsek Manggala, Polres Gowa dan Polres Luwu Timur.

Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Sabhara saat ditemui Pos Makassar di RS Bhayangkara, membenarkan penangkapan Ramli Daeng Maro.

“Iya, benar. Kami amankan satu DPO pelaku perampokan sadis,” ujar Edy.

Dia mengatakan, saat dilakukan pengembangan ke teman rekan lainnya yang berada di Kabupaten Jeneponto, Ramli berusaha melarikan diri dengan cara memecahkan kaca mobil petugas bagian belakang.

Sehingga, pihak kepolisian memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun, tidak diindahkannya.

Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP), Ramli pun disikapi dengan memberi tembakan yang mengarah ke punggungnya. Proyektil tersebut, tembus ke dada depan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani kepada media membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, saat itu petugas hendak membawa Ramli ke rumah pelaku lainnya untuk pengembangan kasus di Jeneponto. Dalam perjalanan, tepatnya di Jalan Poros Bontonompo Kabupaten Gowa, pelaku Ramli memberontak dan menendang pintu mobil bagian belakang, hingga kaca belakang mobil operasional petugas tersebut pecah dan seketika itu pelaku mencoba kabur.

“Anggota Resmob Polda Sulsel akhirnya turun dan berusaha mengamankan pelaku, tetapi justru pelaku makin jadi dan berusaha merebut senjata milik petugas, sehingga Ia ditembak oleh petugas pada bagian dada sebelah kiri,” papar Dicky.

Setelah kejadian tersebut, petugas langsung melarikan pelaku ke Rumah Sakit guna menjalani perawatan medis. Namun naas, ditengah perjalanan, Ramli dikabarkan meninggal dunia lantaran mengalami pendarahan.

“Iya, dalam perjalanan dia meninggal. Dan kini, telah berada di RS Bhayangkara,” ungkap Edy Sabhara. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya