Oknum Security Pelabuhan Sekap dan Perkosa Anak di Bawah Umur

19 January 2018 16:31
Oknum Security Pelabuhan Sekap dan Perkosa Anak di Bawah Umur

POSMA, MAKASSAR – Setelah empat hari dalam sekapan lelaki hidung belang dan menjadi pelampiasan nafsu, anak di bawah umur berisial KL (13), akhirnya diselamatkan oleh Tim Resmob Polda Sulsel pada hari Jumat (19/1/2018), sekira pukul sekitar pukul 16.00 Wita.

Korban KL yang masih berusia 13 tahun, diketahui sebagai murid salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kota Makassar, dan warga diseputaran
Jalan Kapasa Raya, Kampung Bonto Jai, Kota Makassar.

Selain mengamankan korban, Tim Resmob Polda Sulsel juga meringkus pelaku pemerkosaan anak dibawah umur bernama Basri (20), seorang oknum Security Pelabuhan, warga jalan Bonto Bila lll no 14/ RT 9/9 Batua, Kota Makassar.

Pelaku diringkus berdasarkan No LP/12/l/2018/Res Pelabuhan Makassar.

Menurut Kasubdit IV Ditreskrim Polda Sulsel Kompol Supriyanto, tertangkapnya pelaku berawal dari informasi diketahui bahwa telah hilang anak di bawah umur. Kemudian anggota Resmob Polda Sulsel bergerak cepat mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Setelah di konfirmasi melalui orang tua korban, mendapatkan informasi bahwa anak tersebut berada di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, selanjutnya anggota bergerak cepat bersama orang tua korban dan berhasil mendapatkan anak tersebut bersama seorang pria yang melakukan penculikan”, kata Kompol Supriyanto.

Menurutnya, saat anggota melakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan apapun, hingga kemudian pelaku dan anak tersebut dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk diinterogasi  anggota Resmob Polda Sulsel.

Dari hasil interogasi diketahui
Jika pada hari Selasa (16/1/2018), sekira pukul 10.00 Wita, pelaku melihat korban berada di pintu 2 Pelabuhan Makassar. Kemudian pelaku menghampiri korban dan mengajak nginap ditempat kostnya. Lalu pelaku merayu korban untuk berbuat asusila dengan janji untuk di belikan pakaian, oleh-oleh dan tiket kapal.

Kemudian pelaku melakukan aksinya dengan cara memasukkan kemaluannya ke kemaluan korban namun tidak berhasil sehingga pelaku menggunakan jari telunjuknya dan menyuruh korban untuk oral seks.

Setelah beberapa kali pemaksaan akhirnya pelaku berhasil menyetubuhi korban sebanyak 11 kali selama 4 hari
Selanjutnya pelaku dan korban di serahkan ke Polres Pelabuhan guna proses lebih lanjut. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya