Kenapa Saya Mendukung DP ?

17 February 2018 19:21
Kenapa Saya Mendukung DP ?

Banyak orang yang bertanya, untuk alasan apa saya mendukung Danny Pomanto (DP) ?

Dua tahun lalu, alasannya mungkin sederhana. Saya merasa perlu untuk mengapresiasi hasil kerja seorang Walikota yang inovatif dan banyak prestasi. Soal karyanya dan pembangunan fisik Makassar semua orang sudah melihat.

Meskipun semua Walikota juga membangun, tapi pembangunan Makassar di tangan DP memang luar biasa. Tapi orang bisa bilang, itu uang rakyat. Memang begitulah semestinya fungsi seorang Walikota.

Okay. Saya tidak mau terlalu terbuai dengan pembangunan fisik, yang sering dinyinyiri lawan-lawan politiknya. Yang ingin saya apresiasi adalah DP berhasil mengubah paradigma birokrat Pemerintah Kota Makassar. Yang semula bergaya bak raja-raja kecil tukang tilep, kini menyadari perannya sebagai ‘pelayan rakyat’.

Menurut saya itu terobosan revolusi mental. Pemerintah yang sadar pada fungsinya sebagai pelayan rakyat adalah pemerintahan impian kita. Dan ketika DP berhasil membangun itu, saya tidak punya alasan untuk tidak mendukungnya.

Itu dua tahun lalu. Belakangan alasan dukungan saya berubah. Ketika sebagian orang yang iri hati beramai-ramai mencaci DP karena ‘suku’nya, meski lahir di Makassar dan hanya kebetulan berdarah campuran Gorontalo, Saya merasa ada yang tidak beres dari kondisi itu.

Suku dan atau ras itu adalah anugerah Allah. Tidak ada yang bisa menentukan seseorang dilahirkan dari orang tua yang mana. Jadi ketika kampanye SARA didengungkan untuk menyudutkan DP, saya makin tergerak mendukungnya.

Indonesia terdiri dari ratusan suku bangsa. Jika hari ini kampanye SARA dibiarkan melenggang, itu sama saja kita sedang menyiapkan bom waktu menghancurkan negeri ini.

Orang bisa saja berpindah agama. Tapi tidak mungkin bertukar suku atau ras. Kata orang-orang bijak, Jika ada yang mengkritik agamamu, dia mungkin sedang mengkriitik pemahamanmu tentang Tuhan. Jika orang menghujat suku atau ras-mu, sejatinya dia sedang menghujat kreasi Allah.

Apakah kriteria penduduk Makassar asli itu ? Beberapa Walikota sebelumnya, apakah mereka kelahiran Makassar ? Kandidat calon Walikota lainnya juga, apakah lahir di Makassar ? Terus mereka yang gemar melempar isu SARA itu, apakah asli kelahiran Makassar ? Itu pertanyaannya.

UUD kita juga sudah memberikan jaminan setiap warga negara berhak dipilih dan memilih dalam politik. Itu adalah aturan main bernegara. Semua warga punya kedudukan yang sama tanpa dibedakan suku, ras dan agamanya.

Ketika kampanye Pilkada ini melulu berisi kedengkian isu SARA, itu sama saja dengan perampokan hak konstitusional seorang warga negara. Perampokan, apapun alasannya, dan dengan dasar apapun tetaplah perampokan.

Jadi di mata saya, DP adalah korban kedengkian, karena itu haknya sebagai warga negara hendak dirampas. Membela orang yang ditindas dan diperlakukan tidak adil adalah kewajiban. Maka alasan dukungan saya kepada DP berubah dan makin meyakini untuk memilihnya pada periode kedua. Apalagi dalam kurung waktu lebih kurang empat tahun masa jabatan DP, Makassar sukses meraih sekitar 131 penghargaan, diantara supremasi Adipura tiga tahun berturut-turut dan Piala Adipura Asean.

DP ada untuk merubah Makassar masa kini…
DP hadir untuk menata masa depan Makassar.


Penulis : Zulkarnaen Ali Naru
(Ketua Komunitas ‘Love Makassar Love DP’)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya