Polrestabes Makassar Temukan Gudang Miras, Ratusan Minol Expired Diduga Akan Oplos Kembali

19 April 2018 17:32
Polrestabes Makassar Temukan Gudang Miras, Ratusan Minol Expired Diduga Akan Oplos Kembali

POSMA, MAKASSAR – Gudang berisi ribuan botol minuman keras (miras) yang diduga hasil oplosan, digerebek Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar.

Penggerebekan tersebut dilakukan di gudang miras di Jalan Kapasa Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu sore (18/4/2018).

“Lokasi ini diduga menjadi tempat untuk melakukan pengoplosan miras,” ungkap Kompol Diari Estetika, Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, yang turun langsung memimpin penggerebekan.

Diari mengatakan, dugaan sementara pabrik tersebut sebagai tempat mengoplos miras dengan cara minuman lama dimasukkan ke tempat baru. Miras oplosan tersebut selanjutnya dijual kembali. “Diduga di sini miras lama dioplos ke botol yang baru dan di jual kembali,” ucapnya.

Dalam penggerebekan tersebut, anggota yang turun terpaksa membuka paksa gembok karena tidak ditemukan siapa pun di TKP. Meski telah memasang garis polisi, Diari belum merincikan hasil penggerebekan tersebut dengan alasan Kapolres yang akan rilis di TKP.

“Perkiraan ratusan sampai ribuan botol, data awal saja karena rencana besok pagi jam 10.00 Wita, Bapak Kapolrestabes akan melaksanakan press rilis di TKP beserta instansi terkait,” tuturnya.

sementara itu, penyidik BPOM, Arhan yang datang di lokasi bersama pihak Polrestabes Makassar, pada Kamis (19/4/2018), mengungkapkan bahwa pihaknya sejak lama telah mencurigai pabrik miras tersebut.

Meski sudah lama dicurigai, namun pabrik tersebut tetap berjalan karena pihaknya tak bisa masuk kedalam perusahaan tersebut. 

“Tidak sampai pada pemeriksaan dugaan oplos, karena saat kami datang untuk periksa tempatnya tertutup, kami tidak bisa masuk,” ungkap Arham.

Arham juga mengatakan perusahaan tersebut memiliki izin produksi alkohol. Namun karena banyak jenis alkohol yang diproduksi, BPOM baru akan mendalami apakah izin yang dimiliki sesuai dengan alkohol yang mereka produksi.

Meski baru akan mendalami temuan miras oplosan oleh Polrestabes, Arham memastikan alat-alat produksi alkohol dalam pabrik tersebut tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

“Mengenai tempat produksi secara kasat mata ini tidak sesuai dengan syarat kesehatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, pasca penggerebekan penyidik masih melakukan pendalaman terkait dugaan praktik miras oplosan tersebut.

“Masih dilakukan pendalaman oleh penyidik belum ada yang ditetapkan jadi tersangka. Ini juga untuk mencegah adanya korban seperti di daerah lain sesuai dengan instruksi atasan,” ungkap Irwan.

Irwan menyebut terbongkarnya tempat dugaan pengoplosan miras tersebut berdasarkan informasi yang diterima Sat Narkoba Polrestabes Makassar. Dimana informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti hingga akhirnya dilakukan penggerebekan.

“Didapatkan informasi dan dilakukan penyelidikan kemudian dilakukan penggerebekan dan faktanya seperti ditemukan. Ditemukan miras yang kadaluarsa 10 tahun lalu yang diduga dioplos untuk dijual lagi,” ungkap Irwan.

Atas temuan tersebut, Irwan mengatakan Polrestabes Makassar bekerjasama dengan BPOM untuk memeriksa izin dan tempat pengolahan miras. 

“BPOM akan periksa apakah izinnya resmi atau tidak, produksinya atau pengolahannya memenuhi standar atau tidak,” tambahnya.(*)
 

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya