Refly Harun : Appi-Cicu Cari Untung Dalam Sengketa Pilwalkot

08 May 2018 15:26
Refly Harun : Appi-Cicu Cari Untung Dalam Sengketa Pilwalkot
refly harun

Posmakassar.com – Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin – Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) dianggap mencari untung dalam sengketa Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar ini, bukan pada posisi calon yang dirugikan.

Hal ini diungkapkan oleh pakar hukum tata negara, Refly Harun mengakui kejanggalan sengketa Pilwalkot Makassar 2018 ini, sebab pasal yang digunakan Appi-Cicu untuk menggugat yakni pasal 71 ayat 3 itu dinilai tidak realistis.

“Pasal itu tidak realistis, pasal 71 ayat 3 yang mengatakan bahwa program yang menguntungkan calon atau merugikan calon. Padah dari 6 bulan sebelumnya jangankan pasangan calon, bakal calon pun belum ada, ketika pasangan calon belum ada maka argo perputaran pilkada ini belum bisa dijalankan,” kata Refly Harun saat ditemui disalah satu rumah makan, Jalan Pengayoman, Makassar, Minggu (6/5/2018)

“Justru yang terjadi, peserta yang mebawa ke pihak pengadilan ini tidak dirugikan, justru dia ingin mencari keuntungan,” lanjutnya.

Menurutnya, dari sisi proses pelanggaran administrasi itu prosesnya akan berakhir di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Makassar, sebab yang bisa diajukan kepengadialan adalah pelanggaran administrasi yang bersifat Terstruktur Sistematik dan Massif (TSM) setelah ada putusan dari Bawaslu.

“Pelanggaran administrasi itu yang bersifat administrasi TSM, stelah adanya putusan dari Bawaslu itupun langsung lompat ke MA, sementara yang bisa dibawak ke PT-TUN ini adalah sengketa antara peserta pilkada atau antara peserta dan penyelenggara, dan tentu yang bisa membawa adalah pihak yang dirugikan,” ungkapnya. (*)

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya