Sengketa Pilwalkot Makassar

Ketua Panwaslu Makassar Diteror, Dapat Kiriman Ayam Potong “Botto”

08 May 2018 15:19
Ketua Panwaslu Makassar Diteror, Dapat Kiriman Ayam Potong “Botto”

Posmakassar – Upaya hukum yang dilakukan pasangan Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) menggugat Surat Keputusan (SK) KPU Makassar yang membatalkan pencalonan pasangan DIAmi, terus dilakukan.

Akan tetapi, ditengah proses itu justru, Ketua Panwaslu Makassar, Nursari mendapat teror.

Dimana saat ini sidang musyawarah sengketa Pilkada (Pilwalkot) Makassar tengah berlangsung yang telah menghadirkan sejumlah saksi ahli di Kantor Panwaslu Makassar, Jalan Anggrek Raya, Panakkukang, Makassar. Panwaslu sendiri sebelumnya menyampaikan upaya yang dilakukan Tim Hukum DIAmi sudah tepat.

Nursari membenarkan teror yang di alamatkan ke dirinya, Senin (7/5/2018) dini hari tadi, oleh orang tak dikenal (OTK).

Pesan singkat berisi ancaman pada sepucuk surat disertai ayam potong dialamatkan ke rumah pribadi Nursari di Jalan Sarappo nomor 136a, Kecamatan Wajo.

“Iya benar, itukan tadi subuh jam 3 kejadiannya. Aksinya terekam CCTV. Mereka kirim ayam potong botto (bahasa makassar) di rumah dengan sepucuk surat. Surat itu disebutkan “Awas Ketua Panwas”,” katanya.

Meski demikian, Nursari mengaku santai menghadapi teror tersebut. Baginya itu merupakan konsekuensi sebagai pihak penyelenggara pemilu.

“Kalau kami tetap santai saja, karena itu konsekuensi. Dan InsyaAllah tidak mempengaruhi kinerja. Saya sudah koordinasikan dengan pihak kepolisian, tapi tidak melapor secara resmi,” ujar Nursari.

Sekadar diketahui, belum ada putusan yang dikeluarkan Panwaslu terkait sengketa Pilwalkot Makassar. Siang tadi, KPU Makassar telah menghadirkan saksi ahlinya.(**)

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya