Buktikan Komitmen, Danny Akan Ganti Camat Bermasalah

05 June 2018 21:50
Buktikan Komitmen, Danny Akan Ganti Camat Bermasalah

Posmakassar – Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto membuktikan komitmen yang pernah dipaparkannya, yakni akan melakukan evaluasi kinerja dan penyegaran terhadap para pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemerintah Kota Makassar. Walikota yang berlatar belakang arsitek ini rencananya besok, Rabu (6/6/2018) akan melakukan pelantikan sejumlah camat di kantor Balaikota Makassar.

“Besok pagi-pagi akan ada pelantikan, dan nanti jam 6 pagi baru kita umumkan. Ada camat yang dinonaktifkan, dan penggantinya kita akan tarik dari bawah, bisa sekcam karena paling dekat. Kalaupun ada sekcam yang tidak mau, kita terpaksa ganti dan ini tidak ada pelantikan karena Plt tidak perlu ji ada pelantikan,” ungkap Danny.

Adapun persiapan yang telah dilakukan Danny sapaan akrab Walikota Makassar ini, Selasa (5/6/2018) siang tadi telah diadakan rapat akhir evaluasi kinerja di ruang rapat Sekretaris Kota (Sekkot) Makassar, lantai 9 kantor Balaikota Makassar.

Rapat tertutup itu hanya dihadiri sebagian pejabat eselo II yaitu, Penjabat Sekda Kota Makassar Yasir, Kepala Inspektorat Makassar Zainal Ibrahim, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar Baso Amiruddin dan Kepala Bappeda Makassar Andi Hadijah Iriani.

“Rapat khusus ini membicarakan tentang evaluasi kinerja pejabat khususnya camat. Kalau ditinjau dalam indikasi kasus korupsi, semua camat terindikasi. Tetapi putusan ini harus dengan proses yang berlangsung,” terang Danny.

Selain menonaktifkan camat-camat bermasalah dengan hukum atas kasus dugaan korupsi, orang nomor satu di Pemerintah Kota Makassar ini juga akan nonaktifkan camat atau ASN terbukti melakukan politik praktis, dan akan memberikan sanksi terhadap kepala dinas yang bermasalah.

“Kalau ASN tidak netral, itu juga ada tapi sebagian saja dengan berbagai tingkatan jabatan. Karena ada memang yang perlihatkan dirinya secara terang-terangan. Jadi prinsipnya kita segera melakukan penyegaran di seluruh kecamatan yang terindikasi netral dan tidak netral dan termasuk indikasi dengan kasus dugaan korupsinya. Saya akan pisahkan,” tegasnya.

Untuk pejabat eselon II, Ia mengakui saat ini masih mempersiapkan prosedur khusus. Sehingga penyegaran tahap awal yang dilakukan satu dua hari khususnya di tingkat camat berdasarkan hak preogratif sebagai Walikota Makassar.

Mutasi serupa terhadap para Kepala Dinas dan badan akan menyusul beberapa hari kemudian.

Menurut Danny, mutasi atau penonaktifan pejabat setingkat camat berbeda dengan mutasi atau penonaktifan pada level  jabatan Kepala Dinas atau Badan. Mutasi ini hanya untuk memperbaiki citra Pemkot Makassar serta mengembalikan kinerja Pemkot yang dulunya selalu maksimal.

“Kalau eselon II, itu ada prosesnya sehingga membutuhkan waktu beberapa hari,” ujarnya.

Menurut Danny, pihaknya sedang melakukan evaluasi terhadap para pejabat eselon II dan evaluasi tersebut diperkirakan rampung pada Kamis nanti.

“Setelah itu, akan ada  mutasi lagi,” kata Danny.

Menurut Danny, mutasi yang akan dilakukan pada level jabatan eselon II baik Kepala Dinas maupun Badan merupakan hal yang lumrah dan wajar karena merupakan bentuk penyegaran serta promosi jabatan bagi ASN yang diberi jabatan baru ataupun pejabat yang menggantikan pejabat lama.

Mutasi Kepala Dinas dan Badan nantinya, kata Danny, masih merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki kinerja jajaran Pemkot yang dinilai mengalami penurunan dalam beberapa bulan terakhir.

“Motivasi saya tidak lain hanya satu, hanya ingin memperbaiki kinerja jajaran pemkot yang sempat mengalami penurunan , serta mengembalikan citra Pemkot Makassar kembali membaik,” kata Danny.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya