Danny Bersaksi Di Polda, Rahman Pina Belum Penuhi Panggilan

21 June 2018 18:04
Danny Bersaksi Di Polda, Rahman Pina Belum Penuhi Panggilan

Posmakassar – Tim Penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Sulsel terus mendalami laporan dugaan pemberian fee 30 persen dari kecamatan se-kota Makassar ke Pemkot Makassar.

Pagi tadi, Kamis (21/6/ 2018) Tim Penyidik Polda Sulsel dikabarkan telah memeriksa atau meminta keterangan Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sebagai saksi.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, tim penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi terhadap 24 orang saksi.

“Ada 5 orang camat dan beberapa bendahara Kecamatan serta Kasubag Keuangan yang telah diperiksa sebagai saksi. Total saksi yang telah diperiksa sebanyak 24 orang,” ungkap Dicky, Kamis (21/6/2018).

Selain camat, lanjut Dicky, tim penyidik telah melayangkan surat panggilan sebagai saksi terhadap sejumlah anggota DPRD Makassar. 

Legislator yang disebut telah memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi adalah Wahab Tahir. Sementara anggota dewan lainnya yang belum memenuhi panggilan penyidik adalah Rahman Pina. Keduanya adalah legislator dari Partai Golkar.

“Satu anggota dewan telah diperiksa sebagai saksi sementara yang satu belum bisa hadir dengan alasan sementara ada kesibukan. Tapi akan menyusul dipanggil ulang. Itu baru panggilan pertama, yang lain juga akan dipanggil sebagai saksi,” tambah Dicky.

Dicky menjelaskan, kasus dugaan pemberian fee tersebut diduga dalam setiap kegiatan camat ada dana 30 persen yang dipotong. Fee tersebut selanjutnya diserahkan ke BPKAD.

“Disetiap kegiatan camat ada anggaran sosialisasi yang dipotong 30 persen. Makanya diperiksa kasubag keuangan dan bendahara kecamatan,” paparnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya