Proses Input Data C1 Lambat, KPU Anggap Server Bermasalah

29 June 2018 02:00
Proses Input Data C1 Lambat, KPU Anggap Server Bermasalah

Posmakassar – Proses input data hasil formulir C1 pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar masih berlangsung di Hotel Clarion hingga pukul 00.30 Wita, Jumat dini hari (29/6/2018).

Data yang berhasil diinput oleh operator baru 1.673 dari 2.670 TPS di Makassar atau 62,66 persen.

Dari data itu, tampak kotak kosong unggul sementara dalam penghitungan langsung atau real count KPU di Pilwalkot Makassar tahun 2018.Kolom kosong unggul dengan perolehan 184.931 suara (53,18%). Sementara pasangan calon tunggal, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi sebanyak 162.826 suara (46,82%).

Anggota KPU Makassar, Rahma Saiyed mengakui, khusus Makassar ada keterlambatan karena faktor cuaca dan sumber daya manusia.

“Kendalanya faktor alam dan sumber daya manusia. Teman KPPS banyak memasukkan C1-nya ke kotak suara karena kondisi cuaca kemarin hujan, dikhawatirkan kalau tidak memasukkan ke dalam kotak bisa basah atau rusak, untuk mengamankan saja,” katanya, Kamis 28 Juni.

Anggota KPU Makassar lainnya, Abdullah Manshur menambahkan, penginputan data C1 ke server juga mengalami masalah atau kendala jaringan (server down).

“Agak lambat dari TPS, sebenarnya sejak kemarin diupayakan selesai tetapi karena banyak dan harus antre sampai saat ini belum rampung semua, kita sementara menunggu beberapa TPS lagi,” katanya.

Meski begitu, KPU menjamin C1 tak bisa diubah. Abdullah Manshur mengatakan, kecil kemungkinan potensi kecurangan pada Pilkada 2018 ini. Pasalnya, semua masyarakat saat ini bisa mengakses semua informasi C1 yang ditampilkan KPU melalui website.

Sore tadi, perolehan suara per-kecamatan sudah mulai masuk dengan persentase 60,71% suara masuk. Hanya saja, tiga kecamatan belum memasukkan hasil resminya, yakni Biringkanayya, Kepulauan Sangkarrang, dan Tamalanrea.

Untuk 12 kecamatan lainnya sudah masuk. Pasangan tunggal Munafri Arifuddin dan Rachmatika Dewi hanya memenangkan satu kecamatan, yakni Kecamatan Manggala dengan perolehan 57,6 % sedangkan Kolom Kosong (Koko) 42,4 %.

Sementara 11 kecamatan lainnya, kolom kosong mampu mengalahkan pasangan tunggal, yang bertagline “Aco” ini. Kekalahan telak Appi-Cicu terdapat di Kec Wajo Kota Makassar yang mencapai 62,8 persen, sedangkan Appi-Cicu 37,2 persen. 

Sekadar diketahui, hitung cepat KPU ini dibuat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat agar mengetahui hasil Pilkada Serentak 27 Juni 2018 secara cepat dan transparan di seluruh wilayah yang menyelenggarakan Pilkada.

Data hasil pada hitung cepat berdasarkan entri Model C1 dihitung apa adanya. Hasil pada hitung cepat merupakan hasil sementara dan tidak bersifat final. Jika terdapat kesalahan pada model C1 akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya