Kotak Kosong Menang, Mutlak Kemenangan Masyarakat

05 July 2018 21:42
Kotak Kosong Menang, Mutlak Kemenangan Masyarakat

Posmakassar.com – Deklarasi Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Kolom Kosong di Makassar menggelar diskusi terkait banyaknya pelanggaran yang dilakukan pasangan tunggal calon Walikota Makassar Munafri Arifuddin – Dr Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) dalam Pilkada Makassar.

Ketua Tim Komunitas Penyelamat Kotak Kosong Pilkada Serentak, Haris Azhar mengatakan, kemenangan kotak kosong ini mutlak adalah kemenangan masyarakat Makassar.

Menur Haris, kalau ada pihak yang mencoba mengait-ngaitkan bahwa kolom kosong ini ada hubungannya dengan Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto itu memang benar.

“Menurut saya memang ada dalam hal tertentu memang ada keterlibatannya. Kata kuncinya yaitu ada di masyarakat. Jadi kenapa masyarakat memilih kota kosong karena mungkin masyarakat marah dengan kelakuan dari pihak Appi Cicu,” jelas Haris saat ditemui setelah diskusi.

Berhubungan dengan itu, katanya, hingga saat ini masih ada beberapa pihak dari pasangan calon tunggal tidak menerima kemenangan kotak kosong. Bahkan Danny pun turut dilaporkan ke Mendagri terkait keterlibatannya dalam kemenangan kotak kosong.

“Jadi cara-caranya tidak simpatik yang akhirnya mengorbankan Danny dan Indira di situ masalahnya. Kalau pihak Appi-Cicu mau mengadili keterlibatan Danny itu, maka adili lah masyarakat. Berani nggak dia adili masyarakat. Jangan kambing hitamkan Danny Pomanto. Itu menurut saya seperti itu,” jelasnya.

Selain itu, Haris juga menyinggung soal hasil survei yang dilakukan Mabes Polri. Dimana kata dia, Mabes Polri harus menjelaskan urgensi dan metode pembuatan survei.

“Kenapa hasilnya Appi Cicu berbeda dengan hasil hasil survei yang lain. Misalnya teman teman dari Pemuda Pancasila atau lembaga survei lainnya yang memang biasa membuat survei dan pemantauan. Lalu hasilnya memang Appi-Cicu kalah dari beberapa pemantauan itu, hasilnya tidak lewat dari 50%,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan Direktur Kontras Indonesia ini mengatakan yang jadi pertanyaan hasil survei yang dilakukan Mabes Polri itu mau dikemanakan. Itu pertanyaan besar.

“Jadi pertanyaannya, mau digunakan apa hasil survei yang dilakukan oleh Mabes Polri itu ? Dan, mengapa melakukan survei khusus hanya di Makassar ? Kenapa harus bikin survei, apa urgensinya. Metodenya seperti yang mereka gunakan serta kenapa hasilnya Appi Cicu berbeda dengan hasil hasil yang lain ? ” jelasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya