Anggota Fraksi Golkar, Melani Mustari Dikabarkan Positif Narkoba

25 July 2018 15:34
Anggota Fraksi Golkar, Melani Mustari  Dikabarkan Positif Narkoba

POSMAKASSAR.COM – Salah satu anggota Fraksi Golkar DPRD Makassar dikabarkan positif mengkomsumsi Methamphetamine dan Amphetamine.

Anggota Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar yang diduga positif menggunakan Narkoba jenis sabu-sabu itu adalah Melani Mustari.

Legislator ini diketahui menggunakan obat terlarang usai pemeriksaan urine di Hotel Aston, Jl Sultan Hasanuddin, Makassar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel.

Pemeriksaan urine di hotel itu, sesuai surat BNN Sulsel dilaksanakan pada tanggal 10-11 Mei 2018 pukul 09.00 Wita. Seperti diketahui, tes narkoba adalah salah satu syarat untuk menjadi calon legislatif. 

Tes urine dilakukan terhadap ratusan kader dan fungsionaris Partai Golkar. Dari hasil pemeriksaan itulah dinyatakan, salah satu anggota Komisi DPRD Makassar ini terbukti menggunakan narkoba.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) II Partai Golkar Kota Makassar, Farouk M Betta yang dihubungi, belum mau berkomentar banyak terkait surat Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan.

“(Surat itu) ditujukan ke provinsi,” kata Ketua DPRD Kota Makassar ini kepada wartawan, Rabu (25/7/2018).

Surat bernomor R/852/V/Ka/Cm 0100/2018/BNNP-SS itu terkait laporan hasil pemeriksaan tes urine terhadap kader dan fungsionaris partai Golkar dengan jumlah 179 orang.

Dalam surat yang berkop BNNP Susel tertanggal 17 Mei 2018 tersebut dinyatakan, urine Melani Mustari positif mengandung Methamphetamine dan Amphetamine. Metamfetamina, disingkat met, dikenal di Indonesia sebagai sabu-sabu, adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik.

Surat itu ditujukan kepada pengurus Golkar Sulsel yang diteken Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Drs Mardi Rukmianto.

Sementara itu, Kepala BNNP Sulsel, Brigjen Pol Drs Mardi Rukmianto yang dikonfirmasi membenarkan surat tersebut.

“Ya itu laporan hasil tes urine permintaan DPD Golkar. Selanjutnya kita sarankan yang positif untuk dilakukan assesment yang hasilnya sebagai bahan untuk langkah selanjutnya,” kata Mardi Rukmianto, Rabu (25/7/2018). (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya