Dirjen Pemasyarakatan Tidak Pungkiri Pengendalian Narkoba di Lapas

29 August 2018 16:07
Dirjen Pemasyarakatan Tidak Pungkiri Pengendalian Narkoba di Lapas

POSMAKASSAR.COM – Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Sri Puguh Budi Utami, tak memungkiri masih ditemukannya ponsel dan keterlibatan warga binaan yang mengendalikan narkoba  dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Hal itu menanggapi pertanyaan awak media, terkait keterlibatan salah seorang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas I Makassar, Akbar Ampuh (32) sebagai otak pembakaran rumah yang menewaskan satu keluarga di Jalan Tinumbu.

Seperti diketahui, Akbar Ampuh bebas menggunakan ponsel di dalam LP. Tak hanya untuk berkomunikasi via ponsel, Akbar juga terlihat sering melakukan siaran langsung menggunakan akun media sosialnya.

Sri menegaskan, pihaknya pun melakukan langkah penguatan dengan melakukan razia untuk menimilaisir penyimpanan narkoba.

“Ada tuntutan dengan transisi dengan melakukan perubahan. Tetapi butuh waktu untuk mengubah mindset itu sendiri,” jelasnya kepada awak media, di Lapas Klas I Makassar, belum lama ini.

Salah satu langkah pemberantasan narkoba, bebernya, dengan menggandeng BNN. “Kalapas memberikan kesempatan, karena kita tidak punya alat,”bebernya.

Menurutnya, alat komunikasi sama sekali tidak bisa berada di dalam lapas. Kecuali yang bekerja sama, seperti warung telepon. Dia menjelaskan, keluarga warga binaan yang menjenguk memberikan andil masuknya ponsel ke dalam lapas.

Selain itu, kata dia, tidak memungkiri masih adanya oknum petugas lembaga pemasyarakatan yang tidam mau melakukan perubahan sesuai dengan tuntutan publik dan aturan.

Sebelumnya, Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sulsel, Imam Suyudi menegaskan
akan melakukan pemeriksaan terhadap petugas. Pasalnya, pengawasan lemah menyebabkan pelaku dengan mudah berkomunikasi dengan gengnya di luar tahanan.

Pihaknya memastikan akan memberi sanksi jika terbukti ada petugas lapas atau sipir melanggar aturan. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya