Kasus Dugaan Korupsi Anggaran 30 Persen, Mabes Polri Periksa Anggota Dewan Makassar

30 August 2018 00:54
Kasus Dugaan Korupsi Anggaran 30 Persen, Mabes Polri Periksa Anggota Dewan Makassar

POSMAKASSAR.COM – Kasus dugaan korupsi pemotongan anggaran sosialisasi Camat se Kota Makassar tahun 2017 telah bergulir di Mabes Polri.

Bahkan Mabes Polri dikabarkan telah memanggil salah satu anggota Dewan Kota Makassar sebagai saksi, berinisial RP.

Hal tersebut dibenarkan Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Kombes Pol Erwanto Kurniadi.

“Ya ada mas diperiksa, dia anggota Dewan,” ucap Kombes Pol Erwanto Kurniadi, Rabu siang kemarin (29/8/2018).

Menurutnya, semua proses pemeriksaan kasus pemotongan anggaran tersebut masih dalam tahap penyidikan.

Dugaan korupsi anggaran 30 persen ini diduga dilakukan pada sejumlah proyek. Namun Erwanto mengatakan hingga saat ini baru satu anggota DPRD Makassar yang diperiksa.

Selanjutnya penyidik kembali akan memanggil beberapa anggota DPRD Makassar yang disebut menerima dana dari korupsi sejumlah proyek di Kota Makassar.

Erwanto menambahkan, polisi juga memanggil dan memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui keterlibatan anggota DPRD Makassar dalam dugaan korupsi proyek ini.

“Pihak yang terkait akan terus diminta keterangannya,” ujar Erwanto.

Sebelumnya kasus fee 30 persen ini diambil alih Mabes Polri. Penyidik melakukan penyidikan ulang berdasarkan gelar perkara yang telah dilakukan oleh Polda Sulsel di Bareskrim. 

“Hasil gelar perkara di Bareskrim dilakukan penyidikan ulang yang dilakukan secara bersama-sama oleh Polda dan Bareskrim,” ungkap Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (7/8/2018).

Dicky menambahkan, penanganan kasus tersebut bahkan turut melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam menghitung kerugian negara. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya