Sidang Dugaan Korupsi Dana Bergulir LPDB-KUMKM Rp 5 Miliar

13 September 2018 17:49
Sidang Dugaan Korupsi Dana Bergulir LPDB-KUMKM Rp 5 Miliar

POSMAKASSAR.COM – Mantan Bendahara Koperasi Megah Dwi Pratama, Ramli, bersaksi dalam sidang dugaan korupsi bantuan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB-KUMKM) sebesar Rp 5 miliar di Pengadilan Tipikor Makassar, Kamis (13/92018).

Dalam perkara ini,  dua ketua koperasi di Kabupaten Maros sebagai terdakwa. Keduanya, Ketua Koperasi Megah Dwi Pratama, Syamsir Hamid dan Ketua Koperasi Duta Mandiri, Andi Marwan.

Salah seorang JPU, Silfana Chairini mencerca pertanyaan terhadap  mantan Bendahara Koperasi Megah Dwi Pratama, Ramli, salah satu saksi yang dihadirkan dalam sidang yang diketuai Majelis Hakim, Daniel Pratu tersebut. 

“Sebagai bendahara di Koperasi Megah Dwi Pratama, apakah mengetahui penyaluran dan pengelolaan bantuan tersebut,” tanya Silfana kepada Ramli.

Ramli mengungkapkan, dari awal pembentukan koperasi itu, ia sama sekali tidak pernah mengelola keuangan,  hanya sekadar nama saja terpasang di struktur koperasi tersebut,” jelasnya.

Sekadar diketahui,  kedua terdakwa bekerja sama mendirikan Koperasi Marannu yang sebelumnya sudah tidak beroperasi untuk mendapatkan bantuan untuk disalurkan kepada 153 anggota. Setelah bantuan dana bergulir LPDB-KUMKM cair sebesar Rp 5 miliar, bantuan itu tidak disalurkan. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya