Pelaku Curanmor Sebut Jual Motor Curian ke Oknum Brimob

14 September 2018 22:55
Pelaku Curanmor Sebut Jual Motor Curian ke Oknum Brimob

POSMAKASSAR.COM – Dugaan keterlibatan oknum personel Polri yang bertugas di Kesatuan Brimob yang kerap di sapa Abang menjadi penadah barang hasil curian sepeda motor (Curanmor) di Kota Makassar, mencuat.

Hal tersebut terungkap, setelah personel gabungan Polres Pelabuhan Makassar meringkus tiga orang pelaku pencurian sepeda motor. Mereka adalah Saripudin (39) warga Jalan Tinumbu, Syamsul alias Tuan Muda (35) dan Syahril alias Calli (32) warga Jalan Barawaja, Kota Makassar.

Penangkapan ketiga pelaku curanmor ini berawal diamankannya Saripudin dan berhasil menemukan sebuah kunci letter T. Dari hasil interogasi, diketahui keterlibatan rekannya Syamsul dan Syahril tentang kasus curanmor yang terjadi di Jalan Diponegoro Makassar.

“Anggota langsung melakukan pengembangan kasus dan berhasil meringkus Syamsul di Jalan Barawaja dan juga meringkus Syahril di kosnya di Jalan Banda,” ucap Kasat Reskrim Polres Pelabuhan AKP Benny Pornika, Jumat (14/9/2018) siang.

Saat kembali dilakukan pemeriksaan, mereka mengakui telah beberapa kali melakukan pencurian sepeda motor di Kota Makassar. Dan pengakuan yang paling mengejutkan yaitu datang dari tersangka Syamsul alias Tuan Muda bahwa setelah melakukan pencurian di Jalan Diponegoro, ia menjual sepeda motor tersebut ke salah satu oknum polisi yang bertugas di Brimob.

“Hasil curian sepeda motor di Jalan Diponegoro, Tuan Muda mengaku menjualnya seharga Rp 2,250 Juta ke salah satu oknum Brimob bernama Abang,” terangnya.

Tak hanya itu, oknum Brimob ini juga di kabarkan telah membeli sepeda motor hasil curian merek Mio Sporty warna biru seharga Rp 1,5 Juta. Dan motor ini di curi oleh Syahril, Syamsul, Heri, Ippang, serta Agus di Jalan Ap Pettarani Kota Makassar.

“Ketiga pelaku telah diserahkan ke Mapolsek Wajo bersama barang bukti berupa dua buah kunci T, satu buah kunci L, dua buah handphone, dan kunci motor Yamaha, untuk proses hukum lebih lanjut.

Kemudian, anggota juga sementara masih melakukan pencarian barang bukti lainnya hasil kejahatan tersangka,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menjelaskan, pengakuan pelaku curanmor terkait hasil curiannya ditadah oknum anggota Brimob tersebut, bohong. Setelah dicroschek ternyata oknum yang dituduh itu tidak tahu temannya pelaku curanmor.

Pelaku tersebut, beber Dicky, hanya pinjam uang kepada oknum yang dituduh tersebut dan sebagai jaminannya yaitu sepeda motor. Nah, oknum tersebut tidak tahu jika sepeda motor yang dijaminkan tersebut adalah hasil curian.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya