Realisasi Pajak Hiburan September 2018 Capai 40 Persen

14 September 2018 16:37
Realisasi Pajak Hiburan September 2018 Capai 40 Persen

POSMAKASSAR.COM – Realisasi pajak hiburan sesuai data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar kini mencapai 40% atau sekitar Rp 32 miliar dari target Rp 70 miliar di tahun 2018 ini.

Kabid Pajak Hotel, Hiburan, Air Bawah Tanah, dan PPJ Bapenda Makassar, Husni Mubarak mengatakan bahwa dibandingkan tahun lalu realisasi pajak hiburan sudah mengalami surplus hingga Rp 5 miliar. 

“Target kita tahun ini Rp 70 miliar, dan kami sudah capai pada kisaran Rp 32 miliar atau sudah sekitar 40%. Angka ini ada kenaikan di tahun yang sama sekitar Rp 5 miliar,” ujar Husni.

Meski mengalami surplus hingga mencapai Rp 5 miliar, namun Husni mengakui pendapatan pajak hiburan mengalami penurunan. Penyebabnya, adanya perubahan tarif pajak. Misalnya, kata Husni pajak klub malam yang sebelumnya 75% turun menjadi 50%. 

Selain itu, tingginya penarikan pajak hiburan juga menjadi salah satu alasan banyaknya usaha hiburan yang tutup atau gulung tikar.  

“Tarif pajak hiburan tahun ini tidak ada yang naik, malah terjadi penurunan dan ada juga tetap. Setelah ada perubahan, kita sosialisasi dan setelah itu kita akan terapkan semuanya,” katanya.

Untuk mengejar target pajak hiburan, pihaknya akan memanggil pengusaha hiburan yang dinilai kerap menunggak pajak.

“Wajib pajak hiburan memang tidak terlalu banyak bahkan tahun ini hanya hitungan jari. Tidak sampai 20 wajib pajak baru. Alasannya, mungkin pengaruh faktor ekonomi, takut membuka usaha misalnya usaha pijat yang pajaknya tinggi, pasti pengusaha ragu untuk investasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kassubid Pajak Hiburan dan PPJ Bapenda Kota Makassar, Hamzah, SE memaparkan bila pihaknya akan terus berupaya mengejar target yang ditetapkan.

Menurutnya, pihaknya menarget pendapatan pajak hiburan sebesar Rp 70 miliar. Angka tersebut memang meningkat sebesar Rp 10 miliar dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 61 miliar.

“Kita akan akan terus berupaya untuk mengejar target yang ditetapkan, salah satunya dengan upaya meningkatkan sosialisasi dan memberi pemahaman kepada pengusaha hiburan tentang pentingnya membayar pajak. Sosialisasi seperti itu juga bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi pemerintah kota dengan 200 lebih wajib pajak yang terdata,” ucap Hamzah, Jumat (14/9/2018) diruang kerjanya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya