Bapenda Sulsel Permudah Pelayanan, Pembayaran Pajak Kendaraan Melalui ATM

17 September 2018 12:57
Bapenda Sulsel Permudah Pelayanan,  Pembayaran Pajak Kendaraan Melalui ATM

POSMAKASSAR.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel melakukan inovasi. Pembayaran pajak kendaraan sudah bisa melalui anjungan tunai mandiri (ATM).

Tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan samsat agar tak perlu antre di loket untuk membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Kepala Bapenda Sulsel Tautoto TR , Jumat (14/9/2018), mengatakan, pembayaran pajak kendaraan melalui ATM ini merupakan respons dari instruksi Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Amran Sulaiman yang melakukan kunjungan ke Samsat Mappanyukki Rabu (12/9/2018) lalu.

Ketika itu, bebernya, wagub meminta agar masyarakat dilayani dengan maksimal. Untuk menghindari antrean di loket, ia meminta samsat membuka pelayanan pajak melalui ATM atau pembayaran nontunai. Hal ini pun kembali disinggung Wagub Andi Sudirman Sulaiman saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional di lapangan upacara Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/9/2018).

“Sudah ada MoU dan sudah pernah diberlakukan, maka sekarang harus diberlakukan kembali sebelum matahari terbenam pembayaran pajak melalui atm”, tegas Wagub.

Menurut catatan Wagub, pembayaran melalui proses antrean juga menjadi penghambat pendapatan daerah.

”Orang orang yang datang antre ini punya waktu yang tersita, jika bisa gampang kenapa harus dipersulit. Ini juga menghambat dalam catatan saya, pendapatan daerah terhambat karena persoalan proses. Ini mereka mau datang, capek capek untuk berikan uang kepada pemerintah, dia yang dipersulit dia yang dibuatkan sistem yang sedemikian, yang tidak bisa misalnya daerah yang tidak ada atm itu yang dicarikan cara kita sisir di sana itulah fungsinya mobile samsat itu”. Lanjut Wagub.

Kepala Bappeda Sulsel Tautoto TR menjelaskan, pihaknya sudah meminta kepada seluruh unit pelaksana teknis atau 25 samsat meningkatkan mutu pelayanan berbasis teknologi, sesuai dengan arahan wagub.

“Mulai hari ini semua kepala UPT memaksimalkan kembali pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui ATM atau melalui mesin electronic data capture (edc) yang telah kita luncurkan beberapa waktu lalu,” katanya.

Ia juga meminta kepala UPT berkoordinasi dengan mitra yakni Bank Sulsel dan pihak kepolisian untuk melancarkan pelayanan pajak melalui ATM.

Pembayaran pajak kendaraan melalui ATM diluncurkan Bapenda Sulsel pada November 2017 lalu yang menggandeng Bank Sulselbar. Pembayaran ini bisa dilakukan di ATM bersama di mana saja.

Sementara pembayaran pajak kendaraan lima tahunan tetap dilakukan di samsat induk karena membutuhkan proses registrasi dan identifikasi karena maraknya pencurian kendaraan bermotor.

Tahun ini Bapenda Sulsel ditargetkan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 1,1 triliun lebih yang telah dicapai sebesar 67 persen.(*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya