LBH Desak Kompolnas dan Komnas HAM Selidiki Kasus Penembakan Begal

22 September 2018 12:33
LBH Desak Kompolnas dan Komnas HAM Selidiki Kasus Penembakan Begal

POSMAKASSAR.COM – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar mendesak Kompolnas untuk menyelidiki kasus penembakan Kemal (25), ‘Kapten’ begal yang ditembak hingga tewas oleh anggota Jatanras Polrestabes Makassar disekitaran Jalan Nikel – Jalan Pelita Raya, Kota Makassar, Jumat (21/9/2018) subuh kemarin. 

Direktur LBH Makassar, Haswandy Andi Mas mengungkapkan, harusnya tim Kompolnas sebagai komisi yang harus mengontrol dan mengawasi tindakan aparat kepolisian.

“Tim Kompolnas sudah selayaknya turun langsung ke Kota Makassar, untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa penembakan yang diduga unprosedural itu,” kata Haswandy kepada awak media, Sabtu (22/9/2018).

Menurutnya, Kompolnas perlu menyelidiki kasus pembegal yang ditembak mati itu karena dianggap menyalahi aturan dan melanggar prinsip HAM.

Upaya kepolisian untuk bertindak tegas ke terduga kriminal dan bahkan mengancam keamanan orang lain, menurut Haswandy memang patut untuk diapresiasi.

“Tapi lagi-lagi tindakan tegas yang mereka (polisi) maksud itu seperti apa dan bagaimana. Karena itu tidak bisa dengan melanggar prodesur dan HAM,” ujar Haswandy.

Untuk itu, aktivis LBH ini mendesak agar tim Kompolnas dan Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) segera turun tangan menyelidiki peristiwa begal yang ditembak mati tersebut.

“Iya, kami pikir bahwa tindakan-tindakan kepolisian harusnya tetap diawasi dan dikontrol. Maka sangat penting untuk mendesak Komnas HAM dan Kompolnas,” jelas Haswandy.

Seperti diketahui, residivis begal, Kemal alias Kapten (25) tewas setelah dua timah panas aparat Jatanras Polrestabes menerjang dada kirinya.

Kemal tewas ditembak tim Jatanras tepat di belakang Taman Pakui, samping Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulsel, setelah sebelumnya dikabarkan melukai seorang polisi menggunakan pisau. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya