Kejati Didesak Tuntaskan Kasus Tipikor Pembebasan Lahan Underpass

08 October 2018 18:52
Kejati Didesak Tuntaskan Kasus Tipikor Pembebasan Lahan Underpass

POSMAKASSAR.COM – Anti Corruption Committee (ACC)​ Sulawesi desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar segera menetapkan tersangka dalam perkara dugaan korupsi proyek pembebasan lahan simpang lima Bandara Hasanuddin.

Direktur ACC Sulawesi, Abdul Muthalib menilai, kasus tersebut sudah terang benderang, sehingga apa lagi yang ditunggu. “Pak Kajati sendiri katakan tinggal sedikit kemudian diumumkan tersangka,”bebernya, Minggu (7/10/2018)

Abdul Muthalib menilai, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut, tidak perlu mengulur untuk penetapan tersangkanya. Kalau sudah rampung, tentu segera dilimpahkan ke persidangan tipikor.

Sebelumnya, Kajati Sulsel, Tarmizi mengungkapkan, penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel berupaya merampungkan penyidikan kasus dugaan korupsi tersebut. Dia menambahkan, pihaknya sementara menguatkan data agar bukti lebih maksimal. Jika sudah rampung, pihaknya akan segera menetapkan  tersangka.

Sementara Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sulsel, Siti Nurhidayah, mengaku bila dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera menetapkan tersangkanya.

Nurhidayah tidak menampik bila dalam perkara tersebut, pihaknya telah mengantongi beberapa nama yang dianggap berpotensi untuk dijadikan tersangka dalam kasus tersebut. Kendati demikian, Nurhidayah belum bisa mengungkap  nama-nama yang bakal calon tersangka.

Dalam penanganan kasus ini, penyidik telah memeriksa mantan Camat Biringkanaya Andi Syahrum Makkuradde. Ia dimintai keterangannya  dalam kapasitasnya sebagai anggota tim pembebasan lahan proyek underpass simpang lima tersebut.

Proyek pembebasan lahan dan pembangunan Underpass Simpang Lima, telah diselidiki oleh Kejati Sulsel pada awal 2017 lalu dengan dugaan salah bayar Rp3 miliar dalam proyek  yang menggunakan dana APBN dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), melalui Balai Jalan Metropolitan Makassar (BJMM) dengan menggunakan dana sebesar Rp10 miliar. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya