Penyebar Hoax dan Hate Speech Gempa dan Tsunami Bulukumba Diciduk Aparat

09 October 2018 14:11
Penyebar Hoax dan Hate Speech Gempa dan Tsunami Bulukumba Diciduk Aparat

POSMAKASSAR.COM – Penyebar hoax dan ujaran kebencian atau Hate Speech, terkait gempa dan tsunami yang melanda Kabupaten Bulukumba beberapa hari yang lalu, akhirnya diciduk aparat.

Pelaku yang beralamat di Dusun Dumpu, Desa Sangkala Kecamatan Kajang ini, diciduk oleh tim
Polres Bulukumba dirumah saudara kandungnya Abbi, di Dusun Batunilamang Desa Jo’jolo Kecamatan Bulukumpa pada pukul 22.45 Wita, Senin (8/192018).

Pelaku IA (15) ditangkap berdasarkan laporan warga bernama Yusuf pada tanggal 2 Oktober 2018 lalu di Polres Bulukumba, setelah pelaku menulis status isu hoax dan bernada ujaran kebencian di akun facebook miliknya ICCA I-CA terkait isu gempa yang melanda Bulukumba.

Kronologis penangkapan sendiri dilakukan setelah sebelumnya Kasat Reskrim Iptu Deki Marizaldi bersama Kanit Tipider Polres Bukukumba, Bripka Ahmad Fathir melakukan profilling terhadap akun facebook ICCA I-CA dan dari situ polisi bisa melacak aktivitas dan keberadaan pelaku.

Dengan penangkapan ini polisi berharap nantinya masyarajat bijak dalam bermedsos dan tidak asal menyebar isu hoax dan ujaran kebencian.

“Kami himbau kepada masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial jangan suka menebar berita hoax, apalagi ujaran kebencian yang bisa buat resah apalagi konflik, karena kami tidak segan segan untuk menindak,” tegas Kapolres Bulukumba AKBP Anggi Naulifar Siregar kepada media, diruangannya, Selasa (9/10/2018).

Pelaku sendiri diancam dengan Pasal 42 a ayat 2 junto pasal 28 uud 19 thun 2016 tentang penyalahgunaan informasi dengan ancaman 6 tahun penjara namun karena pelaku masih dibawah umur maka  tetap mengacu ke sistem undang undang perlindungan anak. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya