Pelaku Pembunuhan di Kantor PSDA Sulsel Anak di Bawah Umur

15 October 2018 16:50
Pelaku Pembunuhan di Kantor PSDA Sulsel Anak di Bawah Umur

POSMAKASSAR.COM – Tim gabungan Jatanras Polrestabes Makassar dan Timsus Polda Sulsel akhirnya meringkus FK (16), pelaku pembunuhan Sunardi (28) yang terjadi di pelataran parkir kantor PSDA Sulsel, Jumat (12/10/2018) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono dalam konfrensi pers di Mapolrestabes, Jalan Ahmad Yani Makassar, Senin (15/10/2018), memaparkan bahwa meski telah ada satu tersangka yang diringkus, namun pihaknya akan terus melakukan pengembangan.

Dalam penyelidikan, penyidik juga sudah meminta keterangan enam orang saksi.

Menurut dia, kasus ini diduga merupakan pembunuhan berencana yang disertai dengan pencurian dan kekerasan.

“Setelah membunuh pelaku mengambil HP dan dompet milik korban,” kata Kompol Wirdhanto.

Kompol Wirdhanto mengungkapkan, pelaku FK yang masih dibawah umur ini, ditangkap tim gabungan berdasarkan hasil identifikasi rekaman kamera pengintai dan pemeriksaan saksi-saksi, dan dibekuk saat berada di wilayah Kecamatan Biringkanaya pada hari Minggu kemarin.

“Yang bersangkutan berhasil ditangkap saat hendak melakukan pelarian ke daerah Daya bersama rekannya,” ungkap Wirdhanto.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, korban Sunardi ditemukan tewas di Halaman Kantor PSDA Sulsel pada hari Jumat pagi lalu. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan dalam keadaan telungkup.

Dari hasil olah TKP ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di antaranya empat luka tusukan pada bagian punggung, luka memar di sekujur tubuh serta gigi bagian depan patah.

Selain itu, polisi pun menemukan sebilah pisau dapur dan sebilah parang yang diduga alat untuk menganiaya korban, yang ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.

Sementara salah seorang kerabat korban, Ati menjelaskan bila korban Sunardi bukanlah korban begal, karena sepeda motor matic yang dikendarainya saat meninggalkan rumah di Kabupaten Gowa tidak hilang.

“Ada ji Sepeda motornya, sudah mi diamankan di Polsek panakukang “katanya.

Sebelumnya, ayah korban, Baso Daeng Sutte (42) menceritakan, anaknya itu meninggalkan rumahnya pada Kamis sore, 11 Oktober 2018, sekitar pukul 17.00 Wita dengan mengendarai sepeda motor. Dia menjelaskan, anaknya meninggalkan rumah karena ingin pergi ke bengkelnya.

Diketahui, korban selama ini berprofesi sebagai seorang montir sepeda motor disalah satu bengkel di Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya