Tidak Terima Pengakuan Terdakwa, Keluarga Korban Pembunuhan Berteriak

29 October 2018 21:37
Tidak Terima Pengakuan Terdakwa, Keluarga Korban Pembunuhan Berteriak

POSMAKASSAR.COM -Keluarga korban pembunuhan meneriaki terdakwa pembunuhan seorang PNS Kampus Unhas, Saripuddin Dg Sarro (45) saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (29/10/2018).

Keluarga korban meneriaki terdakwa karena menilai apa yang diungkapkan terdakwa Salehuddin (50) terkait kronologis kejadian penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban tidaklah benar.

“Terdakwa Bohong, Pak Hakim. Korban tidak melawan, karena langsung diparangi,” kata sejumlah keluarga korban.

Salehuddin dalam keterangannya di depan majelis hakim yang diketuai Daniel Pratu tersebut, mengaku, memarangi dua korban dengan sebilah parang. Saripuddin, beber terdakwa, melakukan perlawanan saat itu, sehingga terpaksa melakukan pemarangan terhadapnya.

Pembunuhan yang dilakukan terdakwa terhadap korban terjadi Jalan Tambasa,  Kelurahan Tamalanrea Jaya, Minggu, 29 April lalu.  Dilatari karena terdakwa merasa tertipu setelah membeli tanah milik korban seharga Rp 105 juta. Namun, sertifikat tanah tak kunjung didapatkannya.

Terdakwa lalu memarangi Saripuddin dan Sinarsih. Saripuddin tewas dalam peristiwa itu, sedangkan Sinarsih yang juga adik ipar Saripuddin selamat, namun mengalami luka tebasan di beberapa bagian tubuhnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya