Ditlantas Polda Sulsel Akan Terapkan ‘Tilang Kamera’ CCTV

05 December 2018 01:46
Ditlantas Polda Sulsel Akan Terapkan ‘Tilang Kamera’ CCTV

POSMAKASSSR.COM – Ditlantas Polda Sulawesi Selatan dalam waktu dekat akan menerapkan penindakan pelanggaran Lalulintas dengan bukti rekaman elektronik atau “Tilang Kamera” CCTV.

Hal tersebut dikemukakan Dirlantas Polda Sulsel, Kombes. Pol Agus Wijayanto, S.I.K, SH, MH, kepada awak media, Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, dalam program ini setiap pelanggar lalulintas yang tertangkap kamera akan dianalisa oleh petugas untuk menentukan validitas pelanggarannya, kemudian akan memblokir STNK kendaraan pelanggar dan mengirimkan informasi pemblokiran kepada pelanggar yang disertai dengan bukti pelanggaran dan kode BRIVA untuk pembayaran dendanya.

“Setelah pelanggar membayar denda pada ATM atau Bank BRI, barulah petugas melakukan pembukaan blokir,” paparnya.

Berdasarkan data kecelakaan di Sulsel tahun 2018 sampai dengan bulan November, lanjutnya, tercatat hampir 6000 laka, dengan korban meninggal dunia hampir 1000 jiwa, luka berat hampir 500an dan luka ringan sekitar 8000.

Selain itu, pertambahan jumlah kendaraan bermotor (R2, R4 atau lebih) jika dijumlahkan, kini rata-rata berkisar 11 ribu tiap bulannya. Hal ini tidak diimbangi dengan pertambahan jalan, sehingga otomatis akan menimbulkan permasalahan baru berupa kemacetan.

“Untuk itu, salah satu solusi tertib bagi para pengguna jalan adalah melalui tilang dengan kamera ini. Kita harap dengan program ini nantinya akan membangkitkan kesadaran dari dalam diri pengemudi,” katanya.

Dikatakan, program tilang kamera melalui CCTV atau kamera pemantau seperti ini akan terus di matangkan di sejumlah daerah di Indonesia. Di antaranya di wilayah hukum Ditlantas Polda Sulsel dan khususnya di Polrestabes Makassar. Sejauh ini, sejumlah fasilitas pendukung penerapan sistem tilang melalui CCTV di kota Makassar, Sulawesi Selatan, sudah terpasang. CCTV tersebut terpasang di beberapa ruas jalan protokol dan adanya command center atau layanan CCTV yang terintegarasi ke sejumlah instansi pemerintahan.

“Ditlantas Polda Sulsel sebelumnya menilai perlu ada pembaharuan dalam sistem penindakan para pelanggar lalu lintas di Kota Makassar. Oleh karena itu, Ditlantas Polda Sulsel bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kota Makassar dan Kementerian Komunikasi dan Informasi menggagas sistem ETLE. Sistem itu mengandalkan kamera CCTV berteknologi canggih. Kamera yang dapat membidik hingga jarak 10 meter itu dapat menangkap foto atau meng-capture para pelanggar lalu lintas dan dapat melakukan pengawasan selama 24 jam,” ungkap Agus.

Dengan melibatkan semua instansi terkait, tilang kamera atau yangbdikenal dengan istilah ETLE (Elektronic Traffic Law Enforcement) ini, diharapkan nantinya akan menimbulkan kesadaran berlalu lintas dari dalam diri pengemudi kendaraan, tanpa harus diawasi Polisi lalu lintas.

“Pokoknya, kita harapkan dengan tilang kamera ini, ketidaktertiban lalulintas (semrawut), kemacetan, kecelakaan lalu lintas dapat di minimalkan,” kunci Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muh. Mario Said Assegaf mendukung penuh apa yang menjadi program nasional dibawah naungan jajaran Ditlantas Polda Sulsel.

“Kami dari jajaran Dinas Perhubungan Kota Makassar siap mendukung penuh apa yang menjadi program jajaran Ditlantas Polda Sulsel, “paparnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya