Uji Coba Tilang Elektronik CCTV Segera Diberlakukan

18 December 2018 00:10
Uji Coba Tilang Elektronik CCTV Segera Diberlakukan

POSMAKASSAR.COM – Uji coba tilang elektronik dengan pemantauan kamera CCTV akan diberlakukan pekan ini. Tim Pokjanya pun sementara merampungkan peralatan Tilang CCTV di Kota Makassar.

Anggota Tim Pokja Tilang CCTV, Kompol Amin Toha, Minggu, (16/12/2018), mengatakan, rencana pelaksanaan tilang kamera itu nantinya, akan bekerjasama dengan instansi dan institusi terkait di Kota Makassar, seperti Kantor Pos, Pengadilan, Kejaksaan, Bank BRI, Pemkot dan Bappeda. Kerjasama tersebut akan dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dan pelaksanannya dengan menggunakan kamera pemantau CCTV.

Menurutnya, Command Center Polrestabes Makassar yang akan digunakan sebagai tempat untuk melakukan pengawasan terhadap pemakai jalan yang melakukan pelanggaran, khususnya pelanggaran kasat mata. Sehingga pengendara yang melakukan pelanggaran akan terdeteksi.

Pada saat terekam melakukan pelanggaran, paparnya, dari kepolisian nantinya yang akan melakukan pendataan, mulai tanggal, jam, jenis kendaraan, tempat kejadian dan data lainnya akan tertera dengan jelas dalam catatan kepolisian. Catatan pelanggaran tersebut, tambahnya, nantinya bisa diambil di Kantor Pos yang ditunjuk.

Otomatis pada saat masuk catatan tersebut, semua instansi terkait akan mengetahui data kendaraan yang melanggar tersebut. Kemudian, petugas dari Kantor Pos lah yang mempunyai kewajiban untuk mengantar bukti pelanggaran ke pemilik kendaraan.

Setelah itu, lanjutnya, kalau pelanggar mengaku bersalah, si pelanggar wajib melakukan pembayaran di Kantor BRI. Dan, setelah dilakukan pembayaran, maka otomatis pemblokiran di STNK juga akan dibuka.

Namun, bila ada keluhan dari pelanggar, maka aduan bisa dilakukan melalui informasi dan konfirmasi kepada pihak Kepolisian atau instansi terkait lainnya.

Sementara menyangkut adanya informasi yang beredar tentang target 25 titik jalan di Kota Makassar untuk uji coba, diakui, belum bisa dipastikan. Sebab, sarana dan prasarana juga harus memadai. Contoh, kata dia, dari CCTV mungkin sudah bagus, tapi sarana dan prasarananya belum bagus.

“Makanya, sebelum launching kita harus pastikan dulu titik-titiknya. Pokoknya, nanti akan kita sosialisasikan lagi tempat yang paling bagus, untuk memberikan data pelanggaran yang valid,” jelas Amin. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya