Jokowi Himbau Warga Makassar, Jangan Percaya Fitnah atau Hoax

22 December 2018 14:18
Jokowi Himbau Warga Makassar, Jangan Percaya Fitnah atau Hoax

POSMAKASSAR. COM – Berada di Kota Makassar, calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan warga Makassar tidak percaya dengan fitnah atau hoax jelang Pilpres 2019. Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat Silaturahmi Akbar Rakyat Makassar di Celebes Convention Center (CCC), Kota Makassar, Sabtu (22/12/2018) siang.

“Saya ingatkan kepada masyarakat Makassar, ini tahun politik yang namanya firnah itu bisa memecah belahkan bangsa ini, jadi saya harap jangan percaya,” kata Jokowi.

Lanjut Jokowi, ditahun politik seperti ini mulai ada serangan-serangan tertuju ke dia. Salah satunya adalah fitnah tentang dia dan juga keluarganya dituduh PKI.

“Nah PKI itu dibubarkan pada tahun 60-an, saya juga lahir pada tahun itu namun empat tahun usai PKI (Partai Komunis Indonesia) dibubarkan,” ungkap Jokowi.

Acara ini dihadiri Walikota Makassar Danny Pomanto, Gubernur Sulsel Prof. Nurdin Abdullah, dan Ketua Pemenangan Jokowi, Erick Tohir. 

Danny dan Erik Tohir terlihat lebih dulu datang di gedung CCC menemui masyarakat Kota Makassar yang dari awal berkumpul untuk bertemu langsung dengan Jokowi.

Danny mengatakan jika masyarakat Kota Makassar yang hadir diruangan tersebut, dengan jumlah belasan ribu merupakan tokoh dari setiap kecamatan.

Saat Jokowi tiba di Gedung CCC dengan didampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan sejumlah ketua Partai pengusung, Danny mengungkapkan jika masyarakat Makassar masih menginginkan pemimpin Indonesia seperti Jokowi.

“Kami berkumpul karena kami cinta pemimpin kami. Karena pak Jokowi telah membuat negara ini menjadi berubah. Oppoki Jokowi, Insya Allah program pak Jokowi akan mensejahterakan rakyat Makassar,” kata Danny dihadapan Jokowi disambut aplaus seluruh hadirin. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya