Diduga Korupsi ADD, Mantan Kades Digelandang Polisi

26 December 2018 18:52
Diduga Korupsi ADD, Mantan Kades Digelandang Polisi

POSMAKASSAR.COM – FH (60), Seorang oknum mantan kepala desa (Kades) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan digelandang polisi karena diduga selewengkan Anggaran Dana Desa (ADD).

Pelaku diperiksa polisi karena disinyalir melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp 700 juta. Polisi juga menyita berbagai dokumen hingga stempel dan kuitansi palsu yang digunakan pelaku, pada Rabu, (26/12/2018).

FH ditangkap terkait tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD).  Dalam menjalankan aksinya, FH melibatkan menantunya, RM (31) dan AP (52), ketua Badan Pengawas Desa (BPD).

“Berdasarkan hasil penyidikan unit tindak pidana korupsi (Tipikor) selama dua bulan maka disimpulkan kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp 700 juta,” kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga saat menggelar rilis pada Rabu, (26/12/2018).

Dalam menjalankan aksinya, ketiga pelaku diketahui membangun jalan desa yang tidak sesuai dengan rancangan anggaran belanja (RAB) yang telah ditetapkan serta pembangunan tersebut hanya mencapai 30 persen.

Adapun modus yang digunakan adalah melaporkan bahwa pembangunan jalan tersebut telah rampung 100 persen namun menggunakan stempel dan kuitansi palsu

“Memang pembangunannya tidak rampung seratus persen karena terkendala cuaca dan uangnya kami bagi untuk pribadi,” kata FH.

“Dengan adanya kasus ini, kami menghimbau agar seluruh kepala desa untuk tidak bermain main dan menggunakan ADD untuk kepentingan pribadi sebab pasti akan berhadapan dengan hukum. ADD itu diperuntukkan untuk masyarakat desa dan bukan untuk segelintir aparat desa” kata Shinto Silitonga. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya