Oknum Mengaku Bupati Mengamuk di Area Musik Hotel Swiss Bell

06 January 2019 16:41
Oknum Mengaku Bupati Mengamuk di Area Musik Hotel Swiss Bell

POSMAKASSAR.COM – Diduga mabuk, seorang oknum yang mengaku bupati dari Papua dikabarkan mengamuk di area musik yang berada dalam salah satu hotel di Kota Makassar, Sabtu (5/1/2019) malam.

Ulah oknum ‘bupati’ itu, vidionya kini viral di media sosial, dan disinyalir diunggah oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya, namun diyakini merupakan salah seorang pengunjung atau karyawan Gravity Sky Lounge yang berada dalam area Hotel Swiss Bell, Jalan Ujungpandang Kota Makassar.

Diketahui, video viral tersebut awalnya diunggah akun Instagram makassar_iinfo.

Awalnya, pemilik akun Instagram makassar_iinfo menyebut bahwa seorang bupati diduga mabuk berbuat rusuh di Gravity Sky Lounge lantaran band bersangkutan tak bisa membawakan lagu yang diminta oleh oknum yang mengaku Bupati tersebut.

Namun, permintaan pria itu belum sempat dipenuhi hingga akhirnya naik ke atas panggung dan memukul pemain band dan merusak sebagian alat musik.

Aksi brutal pria yang mengaku bupati itu kemudian dilerai oleh pengunjung lainnya, termasuk security hotel.

Setelah situasi mulai reda, pemain band dan sejumlah karyawan yang terkena pukulan oleh pria yang mengaku bupati itu ramai-ramai ke menuju markas Polsekta Ujung Pandang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Dicky Sondani yang dikonfirmasi wartawan, Minggu (6/1/2018), mengaku belum bisa memastikan pelaku keributan di Gravity Sky Lounge Hotel Swiss Bell Makassar tersebut.

Namun dia membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dan kasus tersebut sementara dalam proses penyelidikan.

“Sejumlah saksi sudah kita periksa, termasuk korban yang terkait dalam keributan itu. Dari keterangan sejumlah saksi, ada seseorang pengunjung live music di Gravity Swiss Bell yang tidak puas karena ada lagu yang dipesan tidak bisa dinyanyikan oleh penyanyi,” katanya. 

“Pengunjung ini marah-marah dengan memukul penyanyi perempuan dan pemain keyboard. Setelah itu, pelaku melarikan diri. Penyanyi melaporkan kasus pemukulan terhadap dirinya ke Polsek Unjung Pandang. Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut.” 

Dicky meminta semua pihak tetap tenang dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Sebab, identitas pelaku belum diketahui dan masih diselidiki oleh aparat kepolisian.

“Kita belum tahu status pengunjung yang ngamuk tadi malam di Swiss Bell. Kita tunggu hasil lidik polsek Ujung Pandang. Tolong semua pihak menjunjung asas praduga tak bersalah. Kalau sudah jelas siapa pelakunya, akan kita release,” tambahnya.

Sementara Public Relations Swiss-Bell Hotel Kota Makassar, Keisha yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar kejadiannya di Swiss-Bell Hotel Makassar. Tapi pihak hotel sudah tidak ada masalah ataupun urusan lagi dengan bupati terkait maupun band. Tinggal mereka (bupati dan personel band) yang berurusan,” kata Keisha Minggu (6/1/2018). (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya