Mabuk dan Indehoi dengan 2 Wanita, Oknum Hakim Digerebek Warga

18 January 2019 23:52
Mabuk dan Indehoi dengan 2 Wanita, Oknum Hakim Digerebek Warga

POSMAKASSAR.COM – Seorang hakim digerebek warga di rumah dinasnya. Saat digerebek, ia sedang bersama dengan dua orang wanita. Bahkan, oknum tersebut diduga kuat sedang mabuk-mabukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hakim di Lampung berinisial Y itu membawa dua perempuan ke rumah dinasnya pada Kamis (17/1/2019) tengah malam.

Warga yang curiga lalu menggerebek Y pada Jumat (18/1/2019) pukul 02.00 WIB, kemudian diserahkan kepada pihak berwenang. Hakim Y lalu diproses oleh atasannya. 

Hakim Y merupakan pria beristri. Istri Y diketahui berdinas di pengadilan yang berbeda kota.

Juru bicara MA, Hakim Agung Andi Samsan Nganro, yang dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Andi mengatakan Tim Badan Pengawas (Bawas) MA yang dibentuk sejak hari ini sedang memeriksa hakim Y.

“Tim yang dibentuk Bawas MA sejak hari ini–dengan dasar surat tugas Kepala Bawas MA tanggal 18 Januari 2019–melakukan pemeriksaan terhadap hakim PN Manggala sesuai laporan Ketua PT Lampung, perihal dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim, yaitu mabuk-mabukan dan bersama perempuan di rumah dinas,” kata Andi kepada awak media.

Sementara itu, Komisi Yudisial (KY) berharap Y yang telah mencoreng nama baik hakim sebagai pilar hukum itu segera dipecat.

“KY prihatin atas peristiwa tersebut karena masih ada hakim integritasnya tidak mencerminkan dia sebagai penegak hukum dan keadilan dan sebagai hakim,” kata Ketua KY Jaja Ahmad Jayus kepada awak media, Jumat (18/1/2019).

Jaja mengatakan hakim seharusnya bisa menjadi teladan bagi warga untuk menjunjung norma adat maupun agama. Kelakuan hakim berinisial Y yang membawa dua perempuan ke rumah dinasnya, apalagi dia sudah beristri, dikatakan Jaja, sangat mencoreng nama baik lembaga peradilan.

“Ya harus tegas sanksinya, pecat. Yang begini-begini mah melanggar kode etik, norma agama. Kemudian pencemaran lembaga, oleh masyarakat digerebek itu sangat memalukan betul, aparatur hukum digerebek,” tuturnya. 

Jaja menuturkan pihaknya juga akan menerjunkan tim untuk melakukan investigasi terhadap kasus ini.

“Nanti KY juga akan turun, tadi saya sudah minta ke bagian investigasi supaya secepatnya melakukan penelusuran data tentang kebenaran info ini dan mungkin KY harus turun,” ucapnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya