Peringati HPN 2019, JOIN Gelar Gerakan Aksi “Tutup Mulut”

06 February 2019 18:13
Peringati HPN 2019, JOIN Gelar Gerakan Aksi “Tutup Mulut”

POSMAKASSAR.COM – Profesi jurnalis kini mulai digeluti oknum tak bertanggungjawab melaksanakan kewajiban sesuai regulasi baik Kode Etik Jurnalistik (KEJ) maupun UU No.40 /1999 Tentang Pers.

Irma Muhsen, dedengkot JOIN Sulsel dalam kongkow-kongkow bersama sejumlah jurnalis di warunk publik, Rabu (5/2) mengutarakan salah satu tabiat jelek oknum-oknum wartawan.

Banyak oknum wartawan kini melancarkan aksi “penganiayaan” terhadap warga dengan lalai melaksanakan kewajiban klarifikasi sesuai ketentuan, termasuk pedoman pemberitaan media siber bagi portal berita online.

Kelalaian ini, ujar mahasiswa program Pasca Sarjana UIT ini bisa berdampak buruk kedua belah pihak.

Pertama, akan “Menganiaya” secara psikologis sumber berita dengan secara sengaja dan beritikat buruk menyepelekan klarifikasi berita yang belum tentu benar.

Dampak lain, menyepelekan melaksaksanakan kewajiban klarifikasi bisa berdampak hukum. “Ingat, wartawan atau jurnalis bukan warga istimewa yang kebal hukum,” ujarnya. Apalagi, portal tidak berbadan hukum sesuai peraturan Dewan Pers dengan menstranmisikan infomasi tanpa hak bisa terjerat UU ITE,” jelas Irma.

Ketiga, menurut Irma, portal berita yang tidak patuh melakukan klarifikasi sebelum berita dipublish akan berdampak kehilangan kepercayaan pembaca terhadap profesionalitas pengelolanya.

“Harus gentlemen melaksanakan klarifikasi jangan muat dulu klarifikasi kemudian. Itu konyol,” tambah Irma lagi.

Menurutnya, banyak oknum jurnalis yang mengakal-akali pelaksanaan pedoman pemberitaan media siber yang memberi toleransi klarifikasi. “Jika berita dipublish dengan itikad buruk maka dipastikan klarifikasi tak dilakukan,” jelas alumni Fakultas Farmasi Universitas Pancasakti Makassar ini.

Wakil Bendahara JOIN Sulsel ini berharap agar jurnalis terkhusus bagi anggota JOIN taat atas ketentuan klarifikasi pemberitaan. “Hindari justifikasi pembaca Anda jurnalis kaleng-kaleng, nyaring tapi bobot kosong,” harap Irma.

Berdasar pemikiran tersebut hingga pengurus JOIN akan mendengar keluh kesah pembaca dalam sarasehan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Warkop Bundu Jalan Hertasning Baru, Makassar, 14 Pebruari 2019 mendatang.

Sarasehan “Pembaca Menggugat” ini tokoh sandiwara keliling Petta Puang akan bertindak sebagai host.

Diagendakan, sarasehan ini akan dihadiri tokoh pers seperti Ketua PWI Pusat Bidang Kerjasama, H.Zulkifli Gani Otoh, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Kepala Kantor Disrik Navigasi Kelas I Makassar, Adi Kasraf, Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM). Ir Zulkarnaen Ali Naru, Amien Rais, aktifis mahasiswa, pejabat serta pengusaha akan ikut “Menghakimi” jurnalis dalam kelalaian menjalankan tugas. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya