Terindikasi Penyelewengan Anggaran, 8 Kapal Disdik Sulsel Disegel

21 March 2019 15:01
Terindikasi Penyelewengan Anggaran, 8 Kapal Disdik Sulsel Disegel

POSMAKASSAR.COM –  Terindikasi penyelewengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulsel dan Dana Alokasi Khusus (DAK), Satuan Reserse Kriminal Umum (Satreskrim) Polrestabes Makassar dikabarkan menyegel 8 unit kapal milik Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel.

Kasatreskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, 8 kapal tersebut kini sudah masuk dalam proses penyegelan.

“Iya, cuma kita masih dalami dulu kasusnya. Nanti kita sampaikan, ini masih diproses penyelidikan,” ungkap Indratmoko saat dikonfirmasi awak media, Kamis (21/3/2019).

Menurut mantan Kasubdit Sumdaling Polda Sulsel itu, 8 kapal tersebut kini diamankan di Pelabuhan Nusantara Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Dia menjelaskan, pengadaan 8 kapal tersebut, difungsikan untuk melatih siswa SMK Kemaritiman.

Hanya saja Indratmoko belum mau menjelaskan lebih jauh perihal proses penyelidikan pihaknya tersebut.

“8 unit kapal itu sudah diberikan garis polisi (Police Line), dan intinya kasus ini masih kami selidiki lagi,” jelas Indratmoko.

Info yang beredar, kapal yang diberi Police Line itu diadakan dengan menggunakan APBD Sulsel dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018, senilai 32 Milyar.

Kapal buatan Tanaberu di Kabupaten Bulukumba tersebut, digadang-gadang bisa memenuhi kebutuhan laboratorium kemaritiman siswa SMK di Sulsel.

Adapun SMK di Sulsel yang masuk dalam program ini, yakni SMK 3 Jeneponto, SMK 2 Bantaeng, SMK 9 Makassar, SMK Bulukumba, dan sejumlah SMK lainnya.

Kapal ini juga sebelumnya telah diresmikan Kepala Disdik Sulsel Irman Yasin Lompo.

Bahkan Imran pernah ikut langsung berlayar bersama satu 1 kapal latih, di Pelabuhan Perikanan Nusantara Untia, Kecamatan Biringkanaya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya