Mabuk dan Narkoba, Motif Sarah dan Wahyuni Lompat dari Lantai 3 Home Stay

23 March 2019 05:40
Mabuk dan Narkoba, Motif Sarah dan Wahyuni Lompat dari Lantai 3 Home Stay

POSMAKASSAR.COM – Kasus dua wanita muda bernama Sarah (16) dan Wahyuni (21) alias Hana yang lompat dari lantai 3 sebuah Home Stay di Perumahan Graha Modern Jaya, Kecamatan Tamalate, Makassar, Kamis (21/3/2019) kemarin, akhirnya terkuak.

Semula, keduanya diduga melakukan upaya bunuh diri di indekos eksklusif tersebut, namun setelah aparat kepolisian meminta keterangan keduanya, terungkap bila mereka nekat melompat karena mabuk dan pengaruh narkoba.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, saat merilis kasus Wahyuni dan Sarah di RS Bhayangkara, Makassar, Jumat (22/3/2019).

“Saat itu mati lampu, jadi Wahyuni bilang ke Sarah, ayo kita lompat ke bawah,” kata Kombes Dicky, di lantai 3 gedung Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Jalan Mappaodang, Kota Makassar.

Didampingi Kepala Bhayangkara, Kombes Pol dr Farid Amansyah dan Psikiater RS Bhayangkara, dr. Ham Fransisko. Kombes Dicky jelaskan pengakuan dua wanita itu.

Menurutnya, Wahyuni dan Sarah berani melompat dari lantai 3 kamar mereka di Home Stay B17 di perumahan Griya Jaya, karena pengaruh mabuk dan telah mengkonsumsi narkoba jenis ekstasi.

“Memang Wahyuni yang mengajak, dia rencananya mau lompat duluan tapi tiba-tiba sarah lebih dulu, jadi dia langsung ikut lompat dari lantai tiga,” ujar Kombes Dicky.

Menurut Dicky, Wahyuni dan Sarah sebelum kejadian, keduanya telah mengonsumsi minuman keras disebuah cafe ternama di Kota Makassar.

“Mereka ini ternyata mabuk diluar kosnya dulu, setelah itu balik ke kos dan minum lagi pil inex atau ekstasi. Setelah itu baru lompat dari lantai tiga,” tambah Dicky.

Saat ini, tambah Dicky, Wahyuni dan Sarah masih dirawat di RS Bhayangkara. Tim Dokter pastikan, keadaan kedua sudah mulai membaik dan butuh istirahat karena masih trauma. 

Sementara itu, Psikiater Rumah Sakit (RS) Bhayangkara dr Ham Fransisko mengaku, kedua wanita yang lompat dari lantai 3 itu tidak mengalami patah tulang karena ada tekanan mobil.

“Jadi ada mekanisme shot breaker atau ngeper, jadi untung ada mobil itu,” kata dr Ham saat menjelaskan kondisi dua wanita itu.

Seperti diketahui, Wahyuni (21) mengajak Sarah (16) lompat dari lantai 3 Home Stay B17, Makassar, Kamis (21/3/2019) pagi, dan menimpal mobil Toyota Agya putih.

Kata dr. Ham, awalnya Wahyuni dan Sarah mengaku nyeri pada pinggang dan badan. Tapi setelah diperiksa lebih dalam, kedua korban hanya mengalami nyeri sementara.

“Kami tidak menemukan tulang pada dua korban ini patah, jadi murni hanya nyeri akibat benturan itu, kedua korban sekarang lebih stabil dan butuh istirahat,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengaku, dalam kejadian ini Wahyuni dan Sarah diselamatkan dengan adanya mobil Toyota Agya warna putih.

“Untung ada mobil Agya itu, kalau tidak kemungkinan besar tulang mereka ini patah karena jatuh ditanah, tapi untunglah ada mobil tersebut,” kata Kombes Dicky. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya