Hasil Pemeriksaan Tim Psikiatri, Wahyu Jayadi Akui Membunuh Karena Tersinggung

27 March 2019 16:49
Hasil Pemeriksaan Tim Psikiatri, Wahyu Jayadi Akui Membunuh Karena Tersinggung

POSMAKASSAR.COM – Tersangka
Dr Wahyu Jayadi (42), menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Bhayangkara, Selasa (27/3/2019) kemarin.

Pelaku pembunuhan Staf Biro Administrasi Umum dan Keuangan(BAUK) Universitas Negeri Makassar, Siti Zulaeha Djafar itu, sesuai hasil pemeriksaan tim psikiatri mengungkapkan, motif Wahyu Jayadi tega membunuh Zulaeha karena emosi dan tersinggung.

Kepala RS Bhayangkara, Kombes Pol Farid Amansyah menuturkan, Wahyu nekat menghabisi nyawa Siti Zulaeha Djafar karena emosi dan tersinggung dengan harga dirinya.

Farid Amansyah menyebut, emosi Wahyu Jayadi memuncak ketika korban menamparnya. Ia lalu membalas dengan mencekik leher korban hingga tewas.

“Jadi motifnya tersinggung dan harga diri,” kata Kombes Pol Farid Amansyah dalam keterangan tertulisnya pada awak media, Selasa (26/3/2019).

Namun perwira tiga melati ini enggan menyebut, seperti apa bentuk ketersinggungan harga diri Wahyu Jayadi hingga nekat menghabisi nyawa Zulaeha.

Menurutnya, hasil pemeriksaan secara detail adalah rahasia medis seseorang yang dijamin undang-undang.

“Kecuali atas permintaan hakim atau pro justisia dapat disampaikan detailnya,” kata Kombes Pol Farid Amansyah menyambung.

Menurut Farid, Wahyu Jayadi sempat panik usai membunuh. Lalu ia akhirnya berupaya melakukan tindakan untuk merekayasa kejadian yang sesungguhnya.

Namun dalam pemeriksaan mendalam tim psikiatri dan Biddokkes Polda Sulsel, Wahyu Jayadi akhirnya mengakui melakukan pembunuhan karena emosi dan tersinggung.

Diketahui, pemeriksaan psikologis ini dilakukan atas permintaan penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa.

Pemeriksaan ini adalah bagian dari Scientific Crime Investigation (SCI) untuk mendalami personal Wahyu Jayadi dan mendalami motif pembunuhan. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya