Belanda Godok Kerjasama 10 Top Investasi Milik Pemkot Makassar

23 April 2019 23:33
Belanda Godok Kerjasama 10 Top Investasi Milik Pemkot Makassar

POSMAKASSAR.COM – Pasca lauching Top 10 Invesment (10 top investasi) milik Pemerintah Kota Makassar tahun lalu, minat perusahaan dagang berbagai negara-negara maju begitu tinggi.

Semua ramai-ramai menggodok berbagai potensi investasi di Kota Makassar.

Negara Belanda salah satunya. Hal ini terlihat saat Delegasi Dagang Perusahaan Belanda, bersama Tim Kedubes Belanda melakukan pertemuan dengan Walikota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto terkait potensi kerjasama perdagangan dan investasi antara Makassar dan Belanda, di kediaman Walikota, Selasa (23/4/2019).

Dalam misi dagang ini, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Sulawesi Selatan dan sebanyak sembilan Perusahaan dan Organisasi Belanda yang sebagian besar sudah memiliki kehadiran tetap di Indonesia, dikabarkan ikut terlibat.

Mereka adalah Deltares, Engeldot-Water, Pelatihan dan Konsultasi MDF, Arsitek OASA, Royal HaskoningDHV, Royal IHC, Simavi, Boskalis, dan rempah-rempah Verstegen.

Wakil Kepala Departemen Ekonomi Kedutaan Besar Belanda, Joost Nuijten, yang memimpin delegasi perdagangan menggambarkan keahlian Belanda di bidang-bidang seperti urusan maritim, pengelolaan air, pengelolaan limbah, pertanian dan konsultan. Tujuannya adalah untuk menawarkan wawasan perusahaan-perusahaan tersebut ke dalam peluang ekonomi, investasi, dan perdagangan di kawasan ini, sekaligus untuk membangun dan memperkuat koneksi bisnisnya di Sulawesi Selatan.

Terkait 10 Top Investasi Makassar, Nuijten tidak menyebutkan secara spesifik salah satu potensi yang akan dikerjasamakan. Tetapi menurutnya, delegasi Dagang Belanda memiliki keahlian diberbagai bidang, sehingga memungkinkan untuk masuk di 10 top investasi tersebut.

“Perusahaan kami tidak bergerak pada satu proyek saja,” kata Nuijten.

Sementara itu, Walikota Danny Pomanto mengatakan pertemuannya dengan delegasi dagang Belanda salah satunya membahas master plan air di Makassar, baik water supply (suplai air) maupun waste water (air limbah).

Danny mengakui dari 10 investasi, seluruhnya memerlukan waste management yang baik. Mulai dari pengelolaan air limbah, sanitasi, dan suplai air.

“Ini saya lihat menjadi hal yang paling berpotensi dikerjasamakan,” terang Danny. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya