Bupati Wajo Letakan Batu Pertama Masjid Impian di Kawasan Wisata Danau Tempe

08 May 2019 19:45
Bupati Wajo Letakan Batu Pertama Masjid Impian di Kawasan Wisata Danau Tempe

POSMAKASSAR.COM – Bupati Wajo, Amran Mahmud meletakkan batu pertama pembangunan “Masjid Cantik” di Kawasan Wisata Padduppa di Timoro, Kelurahan Wiringpalannae, Senin (6/5/2019) kemarin.

Rancangan “Masjid Cantik” yang megah ini, diketahui mengadopsi adat Suku Bugis, dengan fungsi lantai dasar Masjid yang akan dijadikan area sirkulasi perdagangan. Sedang Lantai satu akan menjadi ruang serba guna dan merupakan akses ke masyarakat umum. Sedangkan untuk lantai dua dirancang untuk ruang shalat, mihrab dan ruang operator.

Luas bangunan pada lantai dasar 2200 M2, lantai satu seluas 2500 M2 dan lantai dua seluas 1500 M2 , yang diprediksi bisa menampung jamaah sekitar 1500 orang.

Dalam sambutan Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si menyampaikan, hajatan kali ini adalah akan mewujudkan mimpi Bupati dan Wakil Bupati Wajo, yang ingin mempersembahkan kepada masyarakat sebuah bangunan masjid, yang nantinya akan menjadi kebanggaan Kabupaten Wajo, sekaligus akan menjadi ikon pariwisata yang akan dikenang sepanjang masa. Sedangkan inti pembangunannya, kata Amran, akan membangun masyarakat Wajo yang religi serta akan memperkuat ekonomi ummat.

“Dalam 1 Ramadhan ini, akan menjadi tonggak awal pembangunan dari Masjid ini, mimpi kami dengan Wakil Bupati Wajo, ingin menjadikan tempat ini menjadi kawasan yang tidak kumuh dan menjadikannya kawasan wisata,” ungkap Bupati Wajo.

Di tempat ini akan ada suasana baru, dan ini akan jadi ikon wisata dengan latar belakang masjid, jadi sebelum wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara berkunjung ke Danau Tempe, mereka akan bisa berswa foto di pintu gerbang masuk Danau Tempe ini.

Tentunya hal ini akan menaikkan ekonomi kerakyatan masyarakat Wajo, mulai dari Industri kreatif sampai ke pedagang kaki limanya.

Dalam rangcangan bangunan mesjid ini, juga disiapkan area khusus bagi masyarakat Wajo akan membuat produk dengan beragam keunggulan, utamanya produk-produk kreatif masyarakat Wajo, yang menghasilkan produk asli Sengkang dan akan dibuat pemasaran sendiri seperti pada mini market yang ada.

“Mudah-mudahan tahun depan pembangunan Masjid ini bisa selesai, dan akan menjadi pintu gerbang destinasi wisata terpadu di kawasan Danau Tempe, akhirnya mari kita bahu membahu gerakan potensi kita, dan Insya Allah di awal Ramadan ini akan dilaksanakan pembangunannya,” ungkap Bupati Wajo.

Sementara itu, Kadis Pariwisata, Andi Darmawangsah menyampaikan, beberapa simbol dari desain mesjid yang akan dibangun ini, tidak lepas dari simbol kearifan lokal masyarakat Kabupaten Wajo, yang mayoritas muslim, dipadukan dengan nilai-nilai luhur etnis Bugis- Wajo dengan konsep ‘3S’, yakni Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainge.

Dalam acara peletakan batu pertama tersebut, juga diikuti peletakan batu selanjutnya oleh Wakil Bupati Wajo dan seluruh jajaran Porkompimda Kabupaten Wajo, tokoh masyarakat Wajo, tokoh Agama serta beberapa pengusaha setempat.

Kepada Posmakassar.com, Bupati Wajo optimis pembangunan Masjid ini, bisa rampung tahun depan. (Rsl).

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya