Fokus Tangani Sampah dan PKL, Pj Walikota Makassar Agendakan Temui Danny Pomanto

14 May 2019 04:36
Fokus Tangani Sampah dan PKL, Pj Walikota Makassar Agendakan Temui Danny Pomanto

POSMAKASSAR.COM – Setelah ditetapkan menjadi Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb mengaku siap memberi sentuhan baru pada roda pemerintahannya.

Iqbal Suhaeb resmi dilantik sebagai Pj Walikota Makassar oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Senin (13/5/2019) kemarin.

Selama 20 bulan ke depan, Iqbal akan menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di Makassar. Sejumlah program jangka pendek pun telah disiapkan Iqbal yang sebelumnya menjabat Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Pemprov Sulsel. 

Salah satu yang menjadi fokus program Iqbal yakni penanganan sampah. Diketahui, awal tahun 2019, Makassar menjadi sorotan sebab banjir yang terjadi di sejumlah titik yang mengakibatkan ribuan orang mengungsi.

Menurut Iqbal, titik permasalahan banjir yakni penanganan sampah yang tidak optimal di Makassar. 

“Banjir itu ada hulunya, dan salah satu penyebabnya adalah saluran mampet akibat penumpukan sampah yang terjadi,” kata Iqbal di hadapan wartawan usai pelantikan. 

Sebagai langkah awal, Iqbal akan mengajak masyarakat termasuk seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah.

Utamanya, untuk menghindari pembuangan sampah yang dilakukan di selokan maupun kanal. Menurut Iqbal, infrastruktur harus dibarengi dengan tingkat kesadaran masyarakat. 

Hal lain yang menjadi permasalahan di Kota Makassar yaitu keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Masih maraknya PKL yang berdiri di atas trotoar atau lahan publik lainnya menjadi PR utama bagi Iqbal. 

“Tidak boleh lagi ada PKL yang mengambil hak masyarakat lain. Sebenarnya PKL tidak sepenuhnya salah tetapi, pihak yang mengokupasi publik space itu. Mereka menikmati untuk kepentingan pribadi,” jelas Iqbal. 

Meski di pemerintahan Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Syamsu Rizal telah disediakan pusat PKL yakni Kanrerong ri Karebosi, namun, hal itu oleh sejumlah kalangan dinilai belum berjalan maksimal. Kanrerong yang berada di kawasan Lapangan Karebosi sendiri dibangun dengan terget mencapai Rp17 miliar. 

Sejak diresmikan pada akhir Februari 2019 lalu, pengunjung di kawasan kuliner itu cenderung sepi. Karenanya, Iqbal berupaya untuk mengoptimalkan pengembangan Kanrerong agar minat masyarakat untuk mengunjungi kawasan itu semakin tinggi. 

“Program untuk memberdayakan PKL itu sebenarnya menarik. Hanya saja masih perlu sejumlah sentuhan inovasi. Kita akan merancang kawasan itu agar lebih instagramable agar masyarakat semakin tertarik,” jelas Iqbal.

Kedepan, tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh pria kelahiran September 1966 ini, tentu tidaklah mudah, mengingat teritorial luas dan jumlah penduduk Kota Makassar yang multi kultural.

Menyadari hal tersebut, Iqbal mengaku akan segera mengagendakan pertemuan dengan mantan Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, untuk berkonsultasi ihwal mengelola pemerintahan.

“Kami akan segera bertemu, bagaimana pun prestasi yang beliau ukir bagi Kota Makassar adalah sebuah pencapaian luar biasa,” ungkap Iqbal dihadapan awak media.

Sementara itu terkait ketidakhadiran sosok Danny Pomanto di Balaikota saat pelantikan, menurutnya dapat dimaklumi.

“Saat-saat seperti sekarang, sosok Danny Pomanto tentu masih banyak menerima kunjungan tamu yang hendak bersua dan mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya untuk Kota Makassar selama 5 tahun ini,” paparnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya