BNN Bekuk Bandar Narkoba Dengan Aset Triliunan di Sidrap

17 May 2019 07:42
BNN Bekuk Bandar Narkoba Dengan Aset Triliunan di Sidrap

POSMAKASSAR.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama BNNP Sulsel meringkus dua bandar besar narkoba di Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, Sulsel, Kamis (16/5/2019) pagi, sekitar pukul 04.00 Wita.

Kedua bandar yang diamankan, Syukur (25) warga Desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang dan Haji Agus Sulo alias Haji Lagu (35), warga Jalan Poros Enrekang, Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.

Keduanya diduga bandar narkoba terbesar di Sulsel, dengan menggerakkan jumlah kiloan narkoba jenis sabu dan sudah memiliki aset triliunan rupiah.

Pengungkapan kasus ini bermula saat BNN RI melakukan penangkapan terhadap pelaku Tyson, dengan barang bukti delapan kilogram sabu. Dari hasil interogasi terhadap pelaku, diketahui kemudian bila barang haram tersebut diperoleh dari salah seorang bandar besar yang berdomisili di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

BNN RI pun langsung terbang ke Sulsel dan berkoordinasi dengan BNNP Sulsel. Tak butuh waktu lama, tim gabungan yang dipimpin langsung Kepala Subdit BNN RI, Kompol S.F. Aritonang, pada pukul 04.00 Wita, langsung melakukan penggerebekan di rumah Syukur di desa Bulo, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap.

Saat dilakukan interogasi, Syukur lagi-lagi menyebut nama Haji Agus Sulo alias Haji Lagu yang diduga merupakan bosnya. Tim pun kembali bergerak dan berhasil meringkus Haji Lagu bersama istrinya di rumahnya, di Jalan Poros Enrekang.

Dalam operasi penangkapan terduga bandar narkoba itu menjadi tontonan warga dan pengguna jalan sekitarnya.

Tidak hanya ramai, operasi tersebut juga membuat jalan poros utama Rappang – Enrekang menjadi macet akibat banyaknya kendaraan petugas dan warga yang parkir dibadan kiri dan kanan jalan.

Setelah mengamankan kedua terduga, selanjutnya tim gabungan ini langsung melakukan pengembangan kasus dengan mendatangi lokasi ternak ayam dan lokasi pabrik rak telur milik H. Agus Sulo. Lokasi ini diduga kuat merupakan aset hasil peredaran penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Dalam pengungkapan kasus itu, tim gabungan ini juga dikabarkan menyita sejumlah aset berupa kendaraan roda empat atau mobil mewah, antara lain satu unit mobil Mini Cooper, satu unit Honda CRV, Mobil Lexus, Honda Civic, tiga unit pickup grand max dan satu unit sepeda motor KTM.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel, Brigjen Pol Idris Kadir saat dikonfirmasi membenarkan perihal itu. Dia mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

“Iya, untuk sementara timnya masih di lapangan,” ucap Idris Kadir melalui pesan tertulis.

Sementara Kapolsek Panca Rijang Sidrap, AKP Erwin Surahman masih enggan memberi keterangan lebih jauh.

“Tim saat ini sudah mengamankan para terduga. Kita tunggu saja perkembangannya. Barang bukti sementara dikumpulkan,” ucap Erwin Surahman.

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya