Gunakan Narkoba, Sopir Bus Mudik Dimanankan Polisi

03 June 2019 06:35
Gunakan Narkoba, Sopir Bus Mudik Dimanankan Polisi

POSMAKASSAR.COM – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel bersama BNN Sulawesi Selatan mengamankan seorang sopir bus mudik jurusan Makassar-Sorowako bernama Jamal, karena diduga kuat menggunakan narkoba jenis sabu sebelum membawa penumpang.

Hal tersebut diketahui saat BNN bersama polisi melakukan tes urine di Terminal Regional Daya, Jumat (31/5/2019) malam lalu.

Direktur Ditresnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengatakan pemeriksaan tes urine terhadap sopir dilakukan agar para penumpang yang dibawanya merasa aman saat perjalanan.

Pemeriksaan dilakukan sejak pagi hari dan tak hanya dilakukan di Terminal Regional Daya Makassar, tetapi juga di Terminal Malengkeri dan terminal lainnya.

“Saat ini ada driver yang hasil tes urinenya positif sabu, baru satu orang. Tadi pagi juga ada yang positif tapi bukan sopir, ia kernet,” kata Hermawan kepada awak media saat ditemui di Terminal Daya Kota Makassar.

Hermawan mengungkapkan para sopir mudik ini seringkali menggunakan narkoba saat menempuh perjalanan jauh, agar mereka tetap tahan saat berkendara ke sejumlah daerah. Namun hal tersebut membuat keamanan dan keselamatan penumpang tidak terjamin.

“Mereka gunakan narkoba supaya mereka bisa tahan matanya. Terang terus begitu. Tapi dalam keadaan mabuk kan bisa salah perhitungan. Itu yang dikhawatirkan,” kata Hermawan.

Sopir yang diamankan langsung dibawa langsung ke Badan Narkotika Nasional Sulawesi Selatan untuk direhabilitasi. Sopir tersebut juga dilarang membawa kendaraan bus untuk mengantar pemudik dari Kota Makassar.

“Kita amankan. Jadi kita melarang dia bawa kendaraan. Dan kedua orang ini kita bawa ke BNN untuk rehab,” jelas Hermawan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Sulawesi Selatan, Ishak Iskandar mengatakan pemeriksaan tes urine ini sering dilakukan jelang puncak arus mudik di kota Makassar. Pemerikasaan ini bakal berlangsung hingga H-1 lebaran.

Namun berbeda dari tahun 2018 lalu, temuan sopir mudik mengonsumsi narkoba jumlahnya lebih sedikit.

“Tahun lalu kita menemukan lebih banyak yang menggunakan narkoba. Ini kan baru satu,” pungkasnya. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya