Korban Cabut Laporan, Status Bang Hasan Tetap Tersangka

03 June 2019 06:08
Korban Cabut Laporan, Status Bang Hasan Tetap Tersangka

POSMAKASSAR.COM – Meski telah menempuh jalur damai, kasus pengancaman dengan menggunakan senjata api yang dilakukan boss PT Tosan Permai Lestari yang mengelola pusat belanja Karebosi Link dan Makassar Trade Center (MTC) terhadap seorang pedagang bernama Hendrik, tidak serta merta menggugurkan status Bang Hasan sebagai tersangka.

Kasus tersebut bahkan masih akan terus berlanjut. Kapolres Pelabuhan, AKBP Aris Bachtiar, mengatakan Hasan Basri alias Bang Hasan juga kini masih ditahan di Mapolres Pelabuhan Makassar.

“Iya, Hasan Basri masih tetap ditahan di Polres Pelabuhan, status tersangka juga masih tetap. Cabut laporan itu tidak menggugurkan pidananya, harus setelah putusan pengadilan,” jelas Aris.

Diketahui, Hasan Basri dijerat dengan pasal 336 ayat 1 sub 335 ayat 1. Pelaku terancam hukuman 3 tahun penjara.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Hasan Basri alias Bang Hasan, ditangkap polisi pada 26 Mei 2019 saat berada di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Ia ditangkap setelah dilaporkan oleh seorang pedagang bernama Hendrik yang mengaku ditodong menggunakan senjata api oleh Bang Hasan. Kasus penodongan tersebut terjadi di lobi Hotel Karebosi Condotel, Makassar, Minggu (26/5/2019) lalu.

Setelah proses penyidikan dan Bang Hasan ditetapkan sebagai tersangka, menurut Kapolres Pelabuhan, AKBP Aris Bachtiar, korban Hendrik kemudian mendatangi Mapolres Pelabuhan Makassar untuk mencabut laporan yang dibuatnya, pada Jumat (31/5/2019).

Pencabutan laporan ini, katanya, dilakukan setelah adanya perdamaian dan permohonan maaf dari tersangka kepada korban.

“Surat permohonan maaf dan surat pernyataan damai Itulah yang mendasari pihak pelapor mendatangi kami untuk mencabut laporan yang dilaporkan ke Polres Pelabuhan. Dari sini Polres Pelabuhan lalu menindak lanjuti pencabutan laporan tersebut, dan dengan adanya permohon maaf ini kemudian dibuat penyataan perdamaian antara kedua belah pihak dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan disaksikan oleh saksi kedua belah pihak,” kata Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Aris Bachtiar, pada Minggu (2/6/2019).

Aris Bachtiar menambahkan, permohonan maaf tersebut diketahui dibuat langsung oleh tersangka kepada korban.

“Jadi pencabutan laporan itu didasari karena sudah ada permohonan maaf secara tertulis dari pihak tersangka (Hasan Basri) kepada pelapor yang dilakukan atas kesadaran penuh dari pihak tersangka dan ini disampaikan oleh pelapor,” jelas Aris. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya