Rumah Anggota Polisi Dilempari Bom Molotov, 1 Unit Motor Hangus Terbakar

15 June 2019 12:55
Rumah Anggota Polisi Dilempari Bom Molotov, 1 Unit Motor Hangus Terbakar

POSMAKASSAR.COM – Rumah milik seorang anggota polisi di BTN Graha Persada Blok B1, Jalan Arung Teko, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, dilempar bom molotov. Sejumlah benda di rumah tersebut pun hangus terbakar.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (14/6/2019) dinihari, sekitar pukul 02.30 Wita. Rumah tersebut ditinggali Bripka Hamsyar yang bertugas di Polda Sulawesi Selatan.

Kejadian bermula ketika Hamsyar sedang tertidur di depan TV bersama anaknya. Tiba-tiba ia kejutkan dengan suara ledakan yang menghanguskan sepeda motornya.

“Saya spontan bangun. Saat itu saya lihat dari sela-sela pintu kayak ada cahaya api. Pas saya buka pintu, api sudah membesar. Saya lalu ambil air kemudian memadamkannya. Anak dan istri juga (ikut) memadamkan,” kata Hamsyar saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat kemarin.

Setelah berhasil memadamkan api, Hamsyar kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Biringkanaya. Tidak lama kemudian, polisi yang tiba dilokasi langsung melakukan olah TKP.

Menurut Hamsyar, persitiwa ledakan di kompleks perumahannya itu tidak hanya terjadi sekali.

Dia mengakui, beberapa rumah di Perumahan Graha Persada itu, juga pernah beberapa kali dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal. Status lahan perumahan tersebut yang masih berperkara diduga menjadi penyebabnya.

Sementara Hamsyar sendiri mengakui, dia tidak pernah memiliki permasalahan dengan orang lain.

“Informasi yang saya dengar kalau lokasi ini memang ada masalah persengketaan. Jadi besar kecurigaan saya lari ke situ. Informasinya dari warga setempat memang dari dulu bermasalah,” terangnya.

Sedangkan Fatmawati, istri Hamsyar menambahkan, peristiwa teror bom molotov di perumahannya sudah terjadi sebanyak enam kali sejak ia tinggal pada tahun 2012 lalu.

“Iya, sudah yang ke enam karena pernah di depan situ, pernah di ujung bawah, bulan lalu di belakang. Pokoknya urutan keenam ini,” kata Fatmawati sambil menunjuk rumah-rumah warga yang terkena teror bom molotov.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, saat api berhasil dipadamkan, terlihat masih ada dua pecahan botol (ditemukan) masih berisikan bensin dan sumbu.

Hingga kini tim Polrestabes Makassar masih menyelidiki kasus tersebut.

“Pelaku masih diselidiki, dan sesuai keterangan korban, dia tidak punya masalah selama ini,” tutur Indratmoko, Jumat (14/6/2019) kemarin. (*)

loading...

Posmakassar.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya